JawaPos.com – Liburan sekolah tak lagi identik dengan wisata atau bermain di pusat perbelanjaan. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas kreatif seperti kelas dan kompetisi memasak mulai menjadi pilihan banyak keluarga untuk mengisi waktu bersama sekaligus melatih keterampilan anak.
Fenomena ini sejalan dengan sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa kegiatan memasak bersama dapat membantu meningkatkan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, kerja sama, hingga kepercayaan diri anak. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition Education and Behavior juga menunjukkan keterlibatan anak dalam aktivitas memasak dapat mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat serta meningkatkan keterampilan hidup (life skills).
Suasana tersebut terlihat dalam kompetisi memasak bertajuk "Mie-Kirin Mau Masak Apa???" yang digelar di MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya pada 28 Juni 2026. Puluhan keluarga mengikuti lomba yang dikemas secara santai dan interaktif selama masa liburan sekolah.
Baca Juga: Bos Travel di Surabaya Tipu Satu Keluarga, Uang Tiket Jepang Rp 177 Juta Dipakai Bayar Utang
Mengusung konsep A Fun Cooking Competition, peserta diajak berkreasi mengolah berbagai bahan makanan bercita rasa Indonesia. Sebelum kompetisi dimulai, mereka mengikuti sesi cooking demo bersama Chef Hari dari Bola Mas sebagai bekal inspirasi dalam menyusun menu.
Selain lomba memasak, panitia juga menghadirkan berbagai permainan interaktif yang melibatkan peserta maupun anggota keluarga sehingga suasana berlangsung hangat sepanjang acara. Beragam kreasi masakan yang ditampilkan peserta menjadi salah satu daya tarik hingga proses penjurian berlangsung.
Marcomm Manager MaxOne Hotel Dharmahusada Surabaya, Jivat, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pengalaman belajar bagi keluarga.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat. MaxOne Hotel Dharmahusada bukan hanya tempat menginap, tetapi juga ruang berkumpul yang menghadirkan aktivitas kreatif, edukatif, dan menyenangkan bagi keluarga maupun komunitas, terutama di masa liburan sekolah ini. Kami berterima kasih kepada seluruh sponsor, peserta, serta tim yang telah mensukseskan acara ini," ujar Jivat.
Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan berbasis pengalaman (experience-based activity) menjadi salah satu alasan penyelenggaraan acara semacam ini terus dikembangkan.
Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang berupa hadiah dari sponsor dan merchandise. Ke depan, penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi alternatif aktivitas keluarga yang menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, sekaligus kebersamaan selama masa liburan.