← Beranda
5 Fakta ASN Bangkalan Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Bandara Juanda Sidoarjo
Novia HerawatiSelasa, 30 Juni 2026 | 19.59 WIB
Petugas Basarnas mengevakuasi jenazah ASN Bangkalan yang ditemukan meninggal di parkiran bandara internasional Juanda Sidoarjo. (Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Penemuan jasad perempuan di dalam mobil yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu siang (24/6), masih ditelusuri pihak kepolisian.

Korban bernama Ruly Yunis Setiawati, 50 tahun, warga Desa Mlajah, berprofesi sebagai ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian perempuan tersebut.

Berikut 5 fakta kasus kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, yang dirangkum oleh JawaPos.com:

Baca Juga: Penyebab Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda Masih Misterius, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

1. Ditemukan Pertama Kali oleh Pengemudi Taksi Online

Keberadaan korban baru diketahui usai seorang pengemudi taksi online mencium bau menyengat, lalu mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil tersebut. Jasad berada di kursi penumpang depan sebelah kiri. 

General Manager Bandara Internasional Juandan, Muhammad Tohir membenarkan adanya temuan jasad seorang perempuan di dalam mobil yang terparkir di pelataran parkir kendaraan Terminal 1 Bandara Juanda. 

"Manajemen Bandara Juanda membenarkan adanya penemuan seorang wanita yang meninggal di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda pada 24 Juni 2026 pukul 11.30 WIB," ucap Tohir dalam keterangannya, Rabu (24/6). 

Berdasarkan data parkir, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6) dan tak pernah keluar lagi hingga akhirnya Ruly ditemukan meninggal.

2. Evakuasi Berlangsung Dramatis

Proses evakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan di Bandara Juanda, berlangsung dramatis.

Baca Juga: Viral Video ASN Bangkalan Sebelum Ditemukan Tewas di Bandara Juanda, Keluarga: Sosok Pria Mirip di CCTV

Tim rescue terpaksa memecahkan kaca mobil agar dapat membuka akses dan mengevakuasi korban.

"Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR), satu tim rescue berangkat ke Bandara Juanda. Jenazah perempuan kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" tutur Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit.

Di lokasi, Tim SAR berkoordinasi dengan pihak Satgaspam Bandara, personil InJourney, dan Avsec Bandara Juanda.

Sementara tim Inafis Polda Jatim dan Polsek Sedati melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti. 

"Pada sekitar pukul 14.15 WIB, setelah korban berhasil dievakuasi dari dalam mobil, jenazah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Porong (untuk otopsi)," sambungnya.

Baca Juga: Kasus ASN Bangkalan Tewas di Bandara Juanda, Keluarga Klaim Sudah Tahu Identitas Pria Misterius

3. Korban adalah Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan

Profesi perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di Bandara Juanda terungkap.

Korban merupakan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.

Kepala Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan, Akhmad Roniyun Hamid membenarkan bahwa mobil dinas berpelat merah dengan nomor polisi M 1090 GP, yang terparkir di Bandara Juanda adalah fasilitas yang digunakan sekretaris.

”Kalau penyebabnya saya tidak tahu, yang jelas sejak Senin (22/6) yang bersangkutan (RY) sudah tidak bisa dihubungi (dan tidak masuk kerja),” ujarnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Madura, Kamis (25/6).

4. Sosok Pria Misterius yang Datang Bersama Korban

Kejanggalan kasus mulai terendus ketika rekaman CCTV menunjukan korban tidak datang seorang diri.

Baca Juga: Penemuan Jenazah ASN Bangkalan dalam Mobil di Bandara Juanda, Diduga Sudah Meninggal 2-3 Hari

Saat memasuki kawasan bandara, mobil dikemudikan seorang pria bermasker dan satu orang lagi berada di kursi penumpang.

Berdasarkan foto yang diterima JawaPos.com, tampak seorang pria duduk di kursi kemudi mobil. Pria tersebut mengenakan masker berwarna abu-abu yang menutupi hidung dan mulutnya.

Pria berkacamata mengenakan kaus lengan pendek berwarna gelap biru tua dengan aksen garis merah dan putih di bagian tengah.

Tangan kiri pria tersebut memegang setir mobil dan terlihat mengenakan jam tangan 

Sementara tangan kanannya menjulur ke luar melalui jendela mobil yang terbuka. Ia tampak menoleh ke arah kanan, ke arah kamera CCTV gate parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, yang merekam gambar ini.

Baca Juga: ASN Bangkalan yang Ditemukan Tewas dalam Mobil di Bandara Juanda Diduga Mati Lemas

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesario Putra Suma mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung, sehingga ia belum bisa berkomentar tentang sosok pria yang datang bersama korban.

“Terkait informasi yang berkembang, saat ini masih didalami. Kami belum bisa memberikan kesimpulan karena seluruh fakta masih dalam proses pendalaman," ujarnya dikutip dari Jawa Pos Radar Sidoarjo, Jumat (26/6).

5. Polisi Masih Menunggu Hasil Lab Forensik

Hampir sepekan pasca jasad seorang perempuan ASN Pemkab Bangkalan ditemukan dalam mobil di area parkir Bandara Internasional Juanda, Rabu (26/6), penyebab kematian korban masih menjadi teka-teki.

Polresta Sidoarjo hingga kini belum mengungkap hasil penyelidikan terkait kasus tersebut.

Begitu pula dengan kejelasan identitas sosok pria berkacamata yang terekam datang bersama korban. 

Baca Juga: Terekam CCTV, Siapa Pria Bermasker yang Bersama ASN Bangkalan di Bandara Juanda?

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, menganalisis rekaman CCTV, dan menunggu hasil laboratorium forensik Polda Jawa Timur. Semua proses masih berjalan,” lanjut AKP Siko.

Polresta Sidoarjo akan membeberkan perkembangan penanganan perkara setelah rangkaian penyelidikan, serta analisis terhadap barang bukti rampung, sehingga menghasilkan gambaran yang lebih utuh.

Masyarakat diminta untuk sabar menunggu dan tidak menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi.

"Mohon waktu agar penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh,” pungkasnya. (*)

Baca Juga: Beasiswa Jadi Titik Balik, Anak Pengemudi Taksi Wujudkan Mimpi hingga Jadi ASN

EDITOR: Bayu Putra