← Beranda
Penyebab Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda Masih Misterius, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
Novia HerawatiSelasa, 30 Juni 2026 | 05.13 WIB
ASN di Pemkab Bangkalan yang ditemukan tewas dalam mobil di Bandara Juanda diduga sudah meninggal 2-3 hari. (Humas Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Hampir sepekan pasca jasad seorang perempuan ASN Pemkab Bangkalan ditemukan dalam mobil di area parkir Bandara Internasional Juanda, Rabu (26/6), penyebab kematian korban masih menjadi teka-teki.

Polresta Sidoarjo hingga kini belum mengungkap hasil penyelidikan terkait kasus tersebut. Begitu pula dengan kejelasan identitas sosok pria berkacamata yang terekam datang bersama korban. 

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesario Putra Suma mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jawa Timur. 

Baca Juga: Anggaran Kemensos 2027 Tembus Rp 84,7 Triliun, Targetkan 1,5 Juta Keluarga Lulus dari Kemiskinan

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, menganalisis rekaman CCTV, dan menunggu hasil lab forensik Polda. Semua proses masih berjalan,” ujarnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Sidoarjo, Senin (29/6).

AKP Siko menyampaikan, penyidik baru akan membeberkan perkembangan penanganan perkara setelah seluruh pemeriksaan serta analisis terhadap barang bukti rampung dan menghasilkan gambaran yang lebih utuh.

Polresta Sidoarjo menangani penyelidikan secara profesional dan cermat agar seluruh fakta terungkap. AKP Siko meminta masyarakat untuk sabar menunggu dan tidak menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi.

“Terkait informasi yang berkembang, kami belum bisa memberikan kesimpulan karena seluruh fakta masih dalam proses pendalaman. Mohon waktu agar penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh,” pungkasnya.

Kronologi singkat

Nama Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, menjadi perbincangan setelah ditemukan tewas dalam mobil di Bandara Internasional Juanda. 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang driver taxi online, Rabu siang (24/6). Kecurigaan muncul setelah ia mencium bau menyengat dan mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil Toyota Kijang Innova. 

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6). Mobil itu tak pernah keluar lagi hingga ditemukan jasad perempuan. 

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan poses evakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan di dalam mobil Innova di area parkir T1 Bandara Juanda, berlangsung dramatis. 

Untuk mengevakuasi korban, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya terpaksa memecahkan kaca mobil agar dapat membuka akses dan mengevakuasi jasad korban yang sudah membengkak.

"Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR) tim rescue berangkat ke Bandara Juanda. Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" tutur Nanang di lokasi. 

Korban berhasil dievakuasi dari dalam mobil sekitar pukul 14.15 WIB. Setelahnya, jenazah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah