JawaPos.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan operasional kereta api (KA) serta layanan penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng tetap berlangsung normal, Jumat (19/6).
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian Manager Humas Daop 8 Surabaya, Erlangga Budi Laksono, menyusul adanya pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Surabaya sejak sore hari.
Pemadaman listrik sempat mengganggu aktivitas di sejumlah ruas kota. Sejumlah lampu lalu lintas mati, sistem palang perlintasan kereta terganggu, serta penerangan di beberapa area stasiun ikut padam.
Kendati demikian, Erlangga memastikan operasional KA tidak terdampak, layanan perjalanan kereta api, baik itu KA Jarak Jauh maupun KA Lokal di Stasiun Surabaya Gubeng tetap berjalan sesuai jadwal.
"Pemadaman ini terjadi akibat pasokan listrik dari PLN yang terhenti di wilayah tersebut. Namun masyarakat tidak perlu panik saat terjadi gangguan pada pasokan listrik," ujar Erlangga dalam keterangannya, Jumat (19/6).
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau para penumpang agar tetap waspada dan berhati-hati selama berada di stasiun. Penumpang juga diminta mematuhi seluruh arahan yang diberikan oleh petugas.
"Jangan khawatir, beberapa fasilitas (di Stasiun Surabaya Gubeng) untuk layanan penumpang kereta api masih tetap beroperasi normal pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun,” sambungnya.
Terpisah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur membenarkan adanya pemadaman bergilir pada sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan daerah lainnya.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jatim, Dana Puspita Sari mati mengungkapkan pemadaman dilakukan karena adanya kendala teknis pada dua pembangkit besar, sehingga pasokan listrik menjadi terganggu.
"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," pungkas Dana.