← Beranda
Lagi Asyik Video Call, Turis Jerman Jadi Korban Jambret di Surabaya
Novia HerawatiSenin, 1 Juni 2026 | 23.09 WIB
Ilustrasi turis Jerman menjadi korban penjambretan di kawasan Kota Lama Surabaya. (AI)

JawaPos.com - Turis asal Jerman berinisial NVG, 36, mengalami pengalaman tak mengenakan saat berwisata di kawasan Kota Lama Surabaya. Handphone miliknya tiba-tiba dijambret oleh orang tak dikenal.

Insiden tepatnya terjadi di Jalan Karet, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Tindakan kriminalitas ini dibenarkan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Prasetyo. 

"Benar, pada hari Minggu tanggal 03 Mei 2026 sekitar pukul 14.20 WIB, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau jambret HP milik turis asal Jerman," ujar AKP Prasetyo, Senin (1/6). 

Baca Juga: Penderita Sering Tampak Baik-baik Saja, Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis

Saat itu, korban sedang berjalan kaki di Jalan Karet, kawasan Kota Lama Surabaya, sambil melakukan video call dengan pacarnya menggunakan iPhone 13 Pro. Ia ditemani seorang teman dan pemandu wisata.

Sesampainya di lokasi, korban dikejutkan dengan kedatangan pengendara motor tak dikenal. Ia tiba-tiba mendekat dan langsung merebut HP korban yang masih dalam kondisi menyala. Wajah pelaku pun terekam jelas.

"Pacar korban sempat merekam layar HP yang saat itu mengarah ke wajah tersangka. Unit Reaksi Cepat Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka ini," imbuhnya.

Tersangka berinisial KRHS, laki-laki, 26 tahun, warga Jalan Bumiarjo, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, berhasil diamankan di petugas di tempat kerjanya yang berada di Jalan Embong Malang. 

Tersangka sempat memberontak dan melakukan perlawanan, hingga akhirnya berhasil berhasil diamankan setelah Tim URC Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menembakkan timah panas ke kedua kaki KRHS.

"Pelaku sempat melawan saat dibawa petugas. URC Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen memberi rasa aman pada warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Surabaya," tegas AKP Prasetyo. 

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, berupa 1 motor Honda Beat, 1 setel pakaian yang dipakai tersangka saat beraksi: sweater, bandana hitam, dan celana hitam. (*)

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah