← Beranda
Hari Raya Iduladha 2026, Khofifah Sebut Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Drastis
Novia HerawatiKamis, 28 Mei 2026 | 03.46 WIB
Hewan ternak yang dikurbankan pejabat Pemprov Jatim dan masyarakat di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Identitik dengan kurban, momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, membawa berkah tersendiri bagi peternak di Jawa Timur. Penjualan hewan kurban pun disebut mengalami kenaikan hingga 30 persen.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa setelah melaksanakan Salat Iduladha dan penyerahan kurban sapi di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Rabu (27/5).

“Yang cukup membahagiakan bahwayang kita kunjungi, rata-rata (peternak) menyampaikan penjualan (hewan kurban tahun ini) jauh lebih signifikan dibanding tahun lalu (2025)," ujarnya kepada awak media.

Ia mencontohkan, penjualan hewan kurban di Lamongan pada Senin (25/5) kemarin. Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini mengklaim adanya kenaikan omzet sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Mereka punya stok 300 ekor pada saat kita ke sana hari Senin kemarin, dan itu sudah terjual 260 ekor. Kata mereka itu sudah meningkat 30 persen dibandingkan dengan penjualan di tahun 2025,” imbuh Khofifah.

Baca Juga: Momen Khidmat Khofifah - Emil Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Ia memperkirakan penjualan kurban di Jawa Timur akan terjadi hingga tiga hari setelah Iduladha (hari Tasyrik). Kenaikan 30 persen pun belum termasuk hitungan pembelian kurban secara digital.

“(Perkiraan) masih ada transaksi jual belinya, karena kan sampai Hari Tasyrik (Sabtu). Rata-rata (peternak) yang kita kunjungi di Nganjuk, Mojokerto, Tuban, Lamongan, mereka menyampaikan terima kasih,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyampaikan proyeksi kebutuhan ternak kurban tahun ini adalah 427.060 ekor, dengaj rincian sapi 70.550 ekor, kambing 297.900 ekor, domba 58.600 ekor, dan kerbau 10 ekor.

Tahun 2026, Provinsi Jawa Timur juga mendapat Bantuan Kemasyarakatan berupa sapi dari Sekretariat Kepresidenan sejumlah 39 ekor yang dialokasikan untuk Provinsi Jawa Timur (1 ekor) dan Kabupaten/ Kota (38 ekor).

Terkait lapak penjualan hewan kurban, tercatat ada 2.318 lapak dan 208 pasar hewan se Jawa Timur. Ada pula 133 unit Rumah Potong Hewan Ruminansia dan 25.140 lokasi pemotongan hewan kurban di luar RPH-R terdaftar.

“Alhamdulillah di momen Iduladha 1447 Hijriyah/ 2026 Masehi ini, stok hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, aman, dan sehat. Itu hasil dari berbagai kunjungan kami ke berbagai sentra sentra peternakan," pungkas Khofifah.

Harga hewan kurban pun terbilang stabil dibandingkan dengan kondisi akhir tahun 2025. Harga kambing/domba yang paling banyak diminati masyarakat untuk dijadikan kurban adalah dibanderol Rp 3 - 5 juta per ekor.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin