← Beranda
May Day 2026: 3000 Polisi Siaga Kawal Aksi Buruh di Surabaya
Novia HerawatiJumat, 1 Mei 2026 | 17.50 WIB
Ribuan buruh padati Kantor Gubernur Jatim di aksi May Day. (Juliana Christy/JawaPos.com) 

 

JawaPos.com - Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, Polrestabes Surabaya menyiagakan 3.670 personel untuk mengamankan aksi buruh 2026.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan bersama 23 polres jajaran di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Jumat pagi (1/5).

Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan aparat dalam mengawal aksi buruh di sejumlah titik strategis, seperti Kantor Gubernur Jatim, Gedung DPRD Jatim, serta lokasi lainnya yang berpotensi menjadi titik pergerakan massa.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar. Rekan-rekan personel harus tetap tenang, menjaga sikap, dan tidak mudah terpancing oleh situasi di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga: May Day 2026: Dari Chicago ke Indonesia, Jejak Panjang Perjuangan Buruh dan Warisan Marsinah

Bagi Kombes Pol Luthfi, Hari Buruh adalah momen penting bagi pekerja menyampaikan aspirasi. Oleh karena itu, aparat diminta hadir sebagai pengayom, bukan lawan massa, agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Ia mengingatkan seluruh personel yang bertugas untuk tidak bertindak di luar prosedur operasional standar atau SOP. Tetap profesional dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan Humanis.

“Tidak boleh ada tindakan yang memicu konflik, baik terhadap peserta aksi maupun antarpetugas. Kita harus menjadi pihak yang mampu meredam situasi, bukan justru memperkeruh keadaan,” tegas Luthfi.

Dengan pengamanan terukur dan profesional, peringatan May Day di Surabaya diharapkan menjadi wadah aman bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai sekaligus menciptakan suasana yang kondusif dan positif.

Sebagai informasi, ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja), akan menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110, Surabaya, Jumat (1/5)

"Kalau dari FSPMI ini sekitar 6.000 massa yang akan mengikuti demo Hari Buruh, massa dari berbagai daerah di Jatim, bukan hanya Surabaya," tutur Wakil Sekretaris DPW FSPMI Provinsi Jawa Timur, Nuruddin Hidayat.

Ia menyatakan aksi May Day merupakan agenda tahunan untuk menuntut realisasi komitmen pemerintah, agar tidak sekadar janji, melainkan diwujudkan dalam kebijakan konkret yang benar-benar berpihak kepada buruh.

Baca Juga: Harga Emas Antam Jumat, 1 Mei 2026: Naik Tipis Rp 30.000 Jadi Rp 2.799.000 Per Gram

Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur mendesak realisasi komitmen pemerintah, mulai dari penyediaan rumah murah, pengawasan praktik outsourcing, penegakan UMK, hingga pembentukan satgas pencegahan PHK. 

EDITOR: Sabik Aji Taufan