← Beranda
Normalisasi Sungai Kalianak di Surabaya Masuk Tahap II, Bangunan Warga Dibongkar Bertahap
Novia HerawatiJumat, 24 April 2026 | 16.15 WIB
Pemerintah Kota Surabaya melanjutkan proses normalisasi Sungai Kalianak tahap kedua. Sejumlah bangunan warga dibongkar secara bertahap (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melanjutkan proses normalisasi Sungai Kalianak tahap II, Kamis (23/4) kemarin. Bangunan-bangunan warga yang berdiri di bantaran dibongkar bertahap.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini mengatakan normalisasi Sungai Kalianak bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai dan meminimalisir potensi banjir yang kerap terjadi di Asemrowo dan Krembangan.

Terkair pembongkaran, sebelum eksekusi, pihaknya telah menjalankan tahapan sesuai prosedur, mulai dari sosialisasi kepada warga, penandaan bangunan, hingga penyampaian surat pemberitahuan tahap satu hingga tiga.

Baca Juga: Tak Cuma Perkuat Ekonomi Desa, Pengamat Sebut Alokasi 58 Persen Dana Desa ke Koperasi Merah Putih Cegah Penyalahgunaan Anggaran

“Seluruh tahapan telah kami lalui, sehingga saat ini masuk ke tahap pembongkaran bangunan di 2 lokasi, yakni Jalan Genting Kalianak, Asemrowo, dan Jalan Bunga Rampai, Krembangan," ujarnya, Jumat (24/4).

Pembongkaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP, DSDABM, serta DPRKPP Kota Surabaya dalam rangka mendukung normalisasi Sungai Kalianak tahap II di wilayah terdampak.

Dalam prosesnya, petugas juga membantu warga memindahkan barang layak pakai, menurunkan atap, serta membongkar bangunan secara bertahap agar berjalan aman, tertib, dan humanis.

“Kami membantu menurunkan atap dan memotong struktur bangunan agar proses pembongkaran berjalan aman tanpa merusak bagian lain. Upaya ini kami lakukan agar prosesnya lebih lancar,” imbuhnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 24 April 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan dan Keuangan

Zaini menegaskan, seluruh proses pembongkaran bangunan warga di bantaran Sungai Kalianak dilakukan dengan pendekatan humanis dan mengedepankan gotong royong bersama warga.

“Kami memastikan pendekatan yang dilakukan petugas gabungan tetap humanis. Barang-barang yang masih layak pakai kami bantu angkut agar dapat dimanfaatkan kembali,” ujar Zaini.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya tersebut mengungkapkan proses pembongkaran akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan selesai. Artinya tak ada lagi bangunan yang berdiri di bantaran. Targetnya mencapai STA 1360

EDITOR: Bintang Pradewo