JawaPos.com - Cek Kesehatan Gratis (CKG) sasaran siswa sekolah mulai dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Para anak akan diskrining secara lengkap. Yang paling dikhawatirkan adalah gangguan pada mata.
Seperti CKG yang dilakukan di SDN 14 Gresik kemarin (7/8). Dari 57 siswa kelas I, satu di antaranya mengalami gangguan jarak pandang dan satu siswa buta warna parsial. “Untuk pengecekan yang lain aman. Selanjutnya kami rujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Padianto, Tenaga Kesehatan Puskesmas Industri.
Selain pemeriksaan, orang tua juga wajib mengisi kuisioner terkait risiko kesehatan di lingkungan rumah. “Rencananya Agustus ini kita tuntaskan untuk siswa SD, baru nanti beralih ke siswa SMP dan SMA,” imbuhnya.
Berkaca pada skrining tahun lalu, yang kerap dijumpai pada siswa adalah masalah pada mata dan gula darah. “Ada tahun lalu itu kami tanyai, ternyata sehari bisa minum kemasan manis lima kali yang membuat kadar gula tinggi,” ujarnya.
Risiko lain yang diperkirakan akan muncul adalah gangguan pada mata. Sebab anak sekarang candu terhadap smartphone. “Tapi nanti kami cek dulu, kalau ada masalah kami rekomendasikan menggunakan kacamata,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik dr Anik Lutfiyah mengatakan bahwa pelaksanaan CKG siswa telah dimulai. Namun, jadwal tiap puskesmas berbeda tergantung sasarannya.
Nantinya pemeriksaan yang dilakukan meliputi gizi, hb, kebugaran, telinga, mata, tuberculosis, paparan rokok, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, risiko hepatitis, hingga gula darah.
“Kebiasaan anak-anak makan dan minum manis tanpa kontrol ini punya kontribusi terhadap kadar gula. Selain itu, kondisi obesitas juga akan turut berpengaruh,” pungkasnya.