← Beranda
Korsleting Listrik Sebabkan Kebakaran Travo di Gunung Anyar, Tim Damkar Cepat Atasi
Juliana ChristyJumat, 13 Desember 2024 | 02.20 WIB
Petugas damkar saat memadamkan api di travo milik PLN. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Sebuah travo milik PLN di Jl. Raya Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, terbakar pada Kamis (12/12). Insiden ini diduga terjadi akibat korsleting listrik. 
 
Laporan diterima oleh petugas kebakaran pada pukul 13.29 WIB dari warga sekitar. Tim segera diberangkatkan dan tiba di lokasi kejadian pukul 13.35 WIB. Satu unit dari Pos Gunung Anyar langsung melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan kondusif pada pukul 13.55 WIB.
 
Pihak PLN dan tim pemadam kebakaran menduga korsleting listrik sebagai penyebab utama kebakaran ini. Beberapa faktor potensial yang memicu korsleting tersebut antara lain.
 
Baca Juga: Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Jakarta, Sebut Tak Ada yang Lebih Penting dari Perdamaian
 
Seperti Gangguan mekanis yaitu kabel mungkin tertarik oleh angin sehingga menimbulkan gesekan. Kemudian karat pada konektor yang kondisi konektornya usang dan berkarat dapat memicu percikan arus listrik. Lalu gigitan tikus pada kabel yang terkelupas akibat gigitan tikus ditambah paparan air hujan berisiko menimbulkan korsleting.
 
Meskipun kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, pihak PLN segera melakukan perbaikan di lokasi untuk memastikan keamanan jaringan listrik ke depannya.
 
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengapresiasi kecepatan respons tim pemadam dalam menangani kejadian tersebut.
 
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Daftar 5 Pantai Eksotis yang Bisa Dikunjungi di Pulau Sangiang Banten
 
"Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan satu unit Kancil dari Pos Gunung Anyar. Tindakan cepat ini berhasil mencegah kebakaran meluas dan memastikan situasi kondusif dalam waktu kurang dari 30 menit," ujar Wasis.
 
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik. "Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada kabel listrik yang terlihat rusak atau mencurigakan, karena itu bisa menjadi pemicu kebakaran," pungkasnya.
EDITOR: Bintang Pradewo