JawaPos.com - Pemerintah Indonesia tengah gencar memerangi kasus stunting dan menargetkan angka stunting anak turun menjadi 17% pada 2023 dan 14% pada 2024. Target penurunan itu tengah digalakkan setelah angka stunting mencapai 21,6% pada 2022.
Menyikapi itu, perusahaan pengoperasian menara komunikasi Protelindo ikut ambil peran menjalankan Program Pengentasan Tumbuh Kembang (PTK) di Jember, Lamongan dan Tuban, Jawa Timur.
"Kami ingin mendukung program pemerintah dalam pengentasan kasus stunting di Indonesia. Program kami di Jember, Lamongan dan Tuban ini menjadi pilot project program sosial khususnya penanganan stunting di Indonesia," ujar Direktur Protelindo Indra Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima.
Indra melanjutkan, pihaknya menyuplai 3.000 Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang nantinya akan dibagikan kepada 1.000 anak potensi stunting selama tiga bulan berturut turut.
"PMT yang diberikan berupa susu formula, abon dan telur. Selanjutnya program ini akan diduplikasi ke daerah dan kota lainnya di Indonesia," ujar Indra lagi.
Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan apresiasinya atas kegiatan ini.
“Semoga program ini bermanfaat dalam mengurangi angka stunting secara signifikan. Kami juga berterima kasih atas pemberian 11 laptop untuk puskesmas sebagai alat pemantau program pengentasan stunting di kabupaten Jember,” ujarnya.