JawaPos.com - Berbagai upaya disiapkan untuk memulihkan perekonomian Jawa Timur (Jatim). Jika selama ini perekonomian domestik mengandalkan konsumsi rumah tangga, ke depan perlu memperbesar ekspor.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, upaya pemulihan di luar sektor kesehatan harus digalakkan. Misalnya, sektor pariwisata yang memiliki dampak multiplier.
"Di KEK Singhasari di Singosari, ada produk yang bisa menembus ekonomi digital. Kami juga lakukan monitoring pemulihan ekonomi dari sisi perdagangan dan mengakselerasi investasi," ucapnya Senin (2/11).
Perekonomian Jatim ditopang konsumsi rumah tangga dengan persentase 61,02 persen terhadap PDRB. "Karena itu, kelas menengah ke atas didorong untuk berbelanja. Bukan boros, melainkan untuk menyerap produk UMKM," jelas Khofifah.
https://www.youtube.com/watch?v=3ylUgGLNOSc