← Beranda
Super Prilly Geser Andy Prayoga dari Puncak Klasemen Downhill
Taufiq Ardyansyah• Senin, 19 Oktober 2026 | 17.46 WIB
Agung Prio Apriliano tampil sebagai yang tercepat di kelas Men Elite putaran kedua 76 Ultimate Downhill 2026 pada balapan final di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Minggu (18/10). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Agung Prio Apriliano menunjukkan dominasi di putaran kedua 76 Ultimate Downhill 2026.

Rider asal Kediri yang akrab disapa Super Prilly itu tampil sebagai yang tercepat di kelas Men Elite pada balapan final di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Minggu (18/10).

Hasil tersebut sekaligus mengantarkannya ke puncak klasemen sementara, menggeser Andy Prayoga.

Baca Juga: SD Unggulan Muslimat NU Kudus Juara Turnamen Sepak Bola Putri U-12

Agung mencatatkan waktu 2 menit 47,826 detik untuk menaklukkan lintasan sepanjang hampir 1.600 meter dengan elevasi 233 meter di lereng Gunung Arjuno.

Rider Astrindo Racing Team itu unggul lebih dari tiga detik atas Yosi Saputra dari YTI Racing Team yang finis di posisi kedua dengan waktu 2 menit 51,753 detik.

Posisi ketiga ditempati Putra Ganda Arrozak dari Alaska Squad dengan catatan waktu 2 menit 54,902 detik, sementara Fajar Abdul Rahman dan Popo Ario Sejati melengkapi lima besar.

Baca Juga: Hajar Pasangan Malaysia, Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026!

Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Agung.

Setelah belasan kali mengikuti 76 Ultimate Downhill, rider yang telah dua kali menjadi juara nasional itu akhirnya berhasil meraih podium tertinggi di kelas Men Elite pada ajang tersebut.

Agung juga tampil konsisten sejak sesi Seeding Run sehari sebelumnya.

Keberhasilan menjadi yang tercepat dalam dua sesi itu membuatnya mengamankan tambahan 300 poin dari seri Pasuruan.

Koleksi poinnya kini mencapai 510, sekaligus membawanya mengambil alih posisi teratas klasemen sementara dari Andy Prayoga yang gagal finis pada seri kedua.

”Saya senang bisa tampil konsisten tahun ini dan keberhasilan menjadi juara di kelas Men Elite adalah yang pertama buat saya," terang Agung.

Baca Juga: Kiandra Ramadhipa Tutup Moto3 Junior 2026 dengan Runner Up di Misano

"Tambahan poin yang signifikan di Arjuno Bike Park juga membuat saya naik ke posisi pertama di standing point perebutan gelar juara. Semoga saya bisa mempertahankan performa terbaik di seri terakhir di Ternadi Bike Park, Kudus,” ujar Agung.

Meski sudah cukup sering berlatih di Arjuno Bike Park, Agung mengakui lintasan pada seri kedua kali ini menghadirkan tantangan berbeda.

Kondisi trek yang kering, berdebu, bergelombang, dan dipenuhi lubang membuat para rider harus cermat menentukan jalur untuk menjaga kecepatan sekaligus menghindari kecelakaan.

Baca Juga: Kena Penalti, Kiandra Ramadhipa Gagal Finis Tiga Besar Moto3 Junior 2026

”Sebagai atlet Indonesia, saya justru senang jika selalu ada tantangan dan kesulitan baru di setiap balapan downhill. Kondisi lintasan yang berubah-ubah di Arjuno Bike Park memang tidak mudah ditaklukkan karena sangat bumpy dan banyak berlubang,” tutur Agung.

”Namun, positifnya setiap kesulitan baru dan lintasan berbeda berarti menambah pengalaman dan belajar untuk cepat beradaptasi. Hal itu bisa sangat berguna jika ingin terus meningkatkan prestasi dan bersaing di level internasional,” sambung dia.

Agung yang saat ini berada di peringkat ke-65 dunia dalam UCI World Ranking itu berharap mampu menjaga performa hingga seri pamungkas.

Baca Juga: Duka di ITB Ultra Marathon 2026, Dody Muhammad Pasha Meninggal Dunia

Targetnya jelas, mempertahankan posisi teratas dan mengamankan gelar juara umum 76 Ultimate Downhill 2026.

Persaingan ketat juga terjadi di kelas Women Elite.

Rider Jawa Timur, Milatul Khaqimah, keluar sebagai juara setelah mencatatkan waktu 3 menit 20,555 detik.

Atlet Nukeproof Exess Team asal Lumajang itu mengungguli Nilna Murni Ningtias dari Spartan Racing yang finis dalam 3 menit 23,474 detik.

Baca Juga: HGI Pamer Kartu Koleksi Luís Figo di Jakarta Game On 2026

Posisi ketiga menjadi milik Ayu Triya Andriana dari Alaska Squad dengan waktu 3 menit 28,251 detik.

Seperti Agung, Milatul juga tampil dominan sejak Seeding Run.

Hasil maksimal dalam dua sesi tersebut memastikan tambahan poin sempurna bagi rider berusia kompetitif itu di Arjuno Bike Park.

Baca Juga: Komunitas S2LGC Gelar Turnamen Internal Memperebutkan Piala Bergilir

”Saya puas dengan performa sendiri di seri kedua dan sesuai target dengan menjadi juara. Sebagai perwakilan Jawa Timur, saya tentu bangga bisa menjadi yang terbaik di Arjuno Bike Park,” kata Milatul.

”Saya sudah dua kali menjadi juara di 76 Ultimate Downhill 2026, saya akan tetap bekerja keras dan berusaha untuk kembali mengulanginya di seri ketiga. Saya tahu persaingan di kelas Women Elite sangat sulit, tetapi saya bertekad untuk meraih gelar juara umum tahun ini,” imbuh Milatul.

Dua kemenangan beruntun pada seri pertama dan kedua membuat Milatul semakin kokoh di puncak klasemen sementara Women Elite dengan 400 poin.

Baca Juga: Fajar/Fikri Melaju ke Final Denmark Open 2026, Tantang Pasangan Malaysia

Ayu Triya Andriana membayangi di posisi kedua dengan 280 poin. Sementara itu, Nining Porwaningsih dan Nilna Murni Ningtias sama-sama mengoleksi 220 poin.

Perwakilan 76 Rider selaku penyelenggara, Agnes C. Wuisan, menilai persaingan pada putaran kedua berlangsung kompetitif.

Dia juga menyoroti karakter lintasan Arjuno Bike Park yang menuntut kesiapan fisik, keterampilan, dan kemampuan adaptasi para peserta.

”Luar biasa! Putaran kedua 76 Ultimate Downhill ini benar-benar menantang dan kompetitif. Kejar-kejaran poin terjadi, terutama di kelas prestasi Men Elite maupun Women Elite,” ungkap Agnes.

Baca Juga: KONI Apresiasi Kepemimpinan Herindra, Kepengurusan Baru PB ESI Perkuat Prestasi Nasional

”Selain itu, karakter trek di Arjuno Bike Park juga menghadirkan tantangan yang sulit ditaklukkan para rider yang berpartisipasi. Semoga ini benar-benar dimanfaatkan agar kemampuan atlet-atlet downhill kita bisa semakin naik level,” lanjut dia.

Putaran kedua di Arjuno Bike Park menjadi bagian penting dalam perebutan gelar juara umum musim ini.

Sebanyak 113 rider yang terbagi dalam 10 kelas mengikuti kejuaraan tersebut.

Baca Juga: Kenalkan Hyrox dan Tenis sejak Usia Dini, Solusi Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Setelah persaingan di Pasuruan, 76 Ultimate Downhill 2026 akan berlanjut ke seri ketiga sekaligus penutup musim di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada 31 Oktober–1 November.

Seri pamungkas itu menjadi kesempatan terakhir bagi para rider untuk mengamankan posisi terbaik dalam klasemen akhir.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah