JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi para ketua umum (Ketum) cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan langsung kepada para atlet di Asian Games 2026.
Menurutnya, kehadiran pimpinan federasi di arena pertandingan menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan nyata terhadap perjuangan atlet.
Menpora menilai kehadiran para ketua umum cabor memiliki dampak positif bagi atlet yang sedang bertanding. Selain dapat menyaksikan perjuangan atlet dari dekat, para pimpinan federasi juga bisa memahami situasi dan kebutuhan yang dihadapi selama kompetisi.
Baca Juga: 4 Wakil Indonesia Lolos Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026, Ada Potensi All Indonesian Final
“Saya mengapresiasi para ketua umum cabang olahraga yang hadir langsung di Asian Games untuk mendampingi atletnya berjuang. Ini penting. Ketika ketua umumnya hadir, dia bukan hanya sekadar menonton pertandingan, melainkan bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberikan semangat, fokus memperhatikan pertandingan, dan memahami apa yang dibutuhkan atlet,” kata Menpora dalam keterangannya, Minggu (27/9).
“Atlet itu bukan hanya membutuhkan program latihan. Mereka juga membutuhkan rasa bahwa perjuangannya diperhatikan, dikawal, dan dihargai. Ketika para ketua umum cabor hadir langsung di venue, itu menunjukkan bahwa atlet tidak berjuang sendirian,” tegasnya.
Ia kemudian menyoroti capaian dua cabor yang sejauh ini berhasil memenuhi target medali emas, yakni bulu tangkis dan angkat besi. Di cabang olahraga bulu tangkis, Ketum PP PBSI Muhammad Fadil Imran hadir langsung memberikan motivasi. Hasilnya, tim beregu putra berhasil bungkam Tiongkok di partai puncak dengan skor 3-2.
Baca Juga: Kontrol Emosi Jadi Kunci Alwi Farhan Maju ke Semifinal Asian Games 2026
Sementara itu, Ketum PB PABSI, Rosan Roeslani juga hadir langsung mendampingi perjuangan atlet angkat besi. Hasilnya, Rahmat Erwin Abdullah meraih medali emas kelas 75 kg putra sekaligus memecahkan dua rekor dunia pada Sabtu (26/9).
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Fadil dan Pak Rosan yang sudah hadir langsung mendampingi dan memberikan perhatian kepada atletnya. Kita bisa melihat, dua cabang olahraga yang ketua umumnya hadir langsung di sini berhasil mencapai target dan mendapatkan medali emas,” tutur Menpora.
“Ini tentu menjadi sesuatu yang positif. Saya senang dua cabang ini berhasil mewujudkan target emas, Indonesia juga bangga. Tetapi sekali lagi, emas ini adalah hasil perjuangan atlet, pelatih, tim pendukung, dan kerja bersama seluruh pihak. Kehadiran ketua umum menjadi bagian dari dukungan dan pengawalan yang menurut saya sangat penting,” sambungnya.
Menpora berharap semakin banyak pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung ketika atlet Indonesia bertanding di ajang internasional. Menurutnya, kedekatan antara pimpinan federasi, pelatih, dan atlet dapat memperkuat komunikasi sekaligus memastikan kebutuhan atlet mendapat perhatian secara langsung.
“Kita ingin semua pihak hadir dan mengambil tanggung jawabnya. Pemerintah mendukung, federasi mengawal, pelatih mempersiapkan, dan atlet berjuang. Kalau semua bergerak bersama, kita punya kekuatan yang lebih besar,” terangnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan hingga perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games 2026 berakhir. Dukungan dari berbagai elemen olahraga nasional dinilai penting agar para atlet terus mendapatkan pendampingan selama berjuang membawa nama Indonesia.
“Terima kasih kepada para ketua umum dan pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi atlet. Terus berikan dukungan, terus kawal perjuangan mereka. Karena ketika atlet kita berjuang di arena, yang mereka bawa bukan hanya nama cabang olahraganya. Mereka membawa nama Indonesia. Maka kita semua harus hadir untuk mereka,” pungkas Menpora Erick.