← Beranda
Medali Emas Tak Boleh Lepas! Bulu Tangkis Putra Indonesia Tantang Tiongkok di Final Asian Games
Taufiq Ardyansyah• Kamis, 24 September 2026 | 23.30 WIB
Tim bulu tangkis putra Indonesia lolos final Asian Games 2026 setelah mengalahkan Thailand 3-1. Indonesia akan menghadapi Tiongkok. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com – Tim bulu tangkis beregu putra ditarget meraih medali emas pada Asian Games 2026. Target itu tinggal selangkah lagi diraih setelah Fajar Alfian dkk menggenggam tiket final.

Indonesia lolos ke final setelah menaklukkan Thailand dengan skor 3-1 di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Rabu (23/9). Di partai puncak, Indonesia akan menghadapi Tiongkok yang lebih dulu memastikan tiket final setelah mengalahkan India 3-1.

Sempat Tertinggal dari Thailand

Sukses Indonesia melangkah ke final tidak diraih dengan mudah. Jonatan Christie yang tampil sebagai tunggal pertama belum berhasil membuka keunggulan setelah kalah dari Kunlavut Vitidsarn 17-21, 14-21.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kemudian menjadi penyeimbang. Mereka berhasil mengatasi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-13, 21-19.

”Alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan hari ini (kemarin, Red) dan bisa menyamakan kedudukan. Yang pasti kami tidak mau terpengaruh dengan partai pertama. Kami mencoba fokus untuk partai kami sendiri,” kata Fajar.

Fajar mengaku sudah mengenal karakter permainan Pakkapon dari sejumlah pertemuan sebelumnya. Pengalaman tersebut membantu mereka mengantisipasi pukulan lawan.

”Mereka pasangan yang sangat bagus. Saya pernah bertemu saat masih berpasangan dengan Rian. Lalu, di Piala Thomas kemarin saat saya berpasangan dengan Joaquin. Pakkapon memiliki pukulan yang menyulitkan. Belajar dari pertemuan sebelumnya, kami sudah antisipasi,” tutur Fajar.

Kedudukan 1-1 membuat Alwi Farhan mendapat kesempatan membawa Indonesia berbalik unggul. Pemain muda tersebut menuntaskan tugasnya dengan mengalahkan Puritat Arree 21-15, 21-13.

”Alhamdulillah cukup senang bisa kembali dipercaya untuk turun sebagai tunggal kedua. Dan, Alhamdulillah bisa menyumbangkan poin. Bangga, tapi pastinya belum puas karena kita tahu target kami adalah medali emas,” kata Alwi.

Alwi menyebut para pemain Indonesia terus memegang prinsip now or never selama turnamen. Menurut dia, kesempatan tampil di Asian Games hanya datang empat tahun sekali sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

”Ini harus dijadikan hal yang sangat amat bermakna untuk bisa menyumbang medali emas untuk masyarakat Indonesia dan keluarga,” tutur Alwi.

Setelah Indonesia unggul 2-1, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil sebagai penentu. Mereka mengalahkan C. Charoenkitamorn/W. Thongsa-Nga dengan skor 21-15, 21-13.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengunci skor 3-1 dan memastikan tiket ke final.

Tim Beregu Putri Raih Perunggu

Sukses tim putra gagal diikuti tim beregu putri. Putri Kusuma Wardani dkk harus menyerah 0-3 dari Tiongkok di semifinal. Meski kalah, mereka tetap meraih medali perunggu.

Putri Kusuma Wardani menjadi wakil pertama Indonesia dan harus mengakui keunggulan Wang Zhi Yi dengan skor 15-21, 20-22.

Indonesia kembali kehilangan angka pada pertandingan kedua. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari Liu Sheng Shu/Tan Ning 15-21, 18-21.

Mutiara Ayu Puspitasari kemudian turun sebagai tunggal kedua. Namun, Chen Yu Fei masih terlalu tangguh dan menang 21-15, 21-12. 

EDITOR: Hendra