← Beranda
Indonesia Kembali Jumpa Taiwan di Asian Games, Lima Bulan Setelah Piala Uber
AntaraSenin, 21 September 2026 | 19.16 WIB
Ilustrasi bulu tangkis. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia kembali bersua Taiwan pada perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026, lima bulan setelah kedua tim bertarung ketat dalam Piala Uber 2026.

Indonesia ke delapan besar Asian Games setelah menyingkirkan Mongolia 3-0 pada babak 16 besar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu (20/9), sedangkan Taiwan yang menempati unggulan 3/4 langsung mendapat bye ke perempat final.

"Tim putri memang tidak terlalu diunggulkan tapi kami semua mau menunjukkan kalau kami bisa untuk menyumbang medali. Tapi di satu sisi, kami di dalam tim mencoba untuk nothing to lose, berpikirnya satu pertandingan demi satu pertandingan," kata tunggal putri Putri Kusuma Wardani dilansir dari Antara, Senin. 

Baca Juga: CdM Todotua Apresiasi Perak Pertama Asian Games oleh Sumaya

Pertemuan ini mengulang duel fase grup Piala Uber di Horsens, Denmark, pada 28 April, ketika Indonesia susah payah menang 3-2 setelah tertinggal 1-2.

Kala itu Putri KW membuka keunggulan Indonesia dengan menundukkan Chiu Pin-Chian.

Taiwan menyamakan kedudukan setelah Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu menaklukkan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan kemudian berbalik unggul setelah Lin Hsiang Ti menundukkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Baca Juga: Eugenia Diva Raih Perunggu dari Wushu Asian Games 2026

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum lalu menjaga Indonesia setelah melewati pertarungan tiga gim melawan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.

Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Huang Yu-Hsun.

Skuad Indonesia kali ini agak berbeda kerena Ester dan Amallia tidak masuk skuad Asian Games, tetapi Putri, Dhinda, Rachel, Febi, dan Fadia kembali menjadi bagian tim di Aichi-Nagoya.

Indonesia juga membawa Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, dan Nita Violina Marwah.

Thalita mengatakan kekuatan tunggal Taiwan perlu diwaspadai karena kualitasnya merata.

"Saya akan pelajari video-video permainan mereka untuk bisa tampil maksimal," ujar Thalita.

Baca Juga: MLSC Jakarta Raya Hadirkan Juara Baru, Muhammadiyah Sapen Masih Dominasi KU-12 di Yogyakarta

Thalita memanfaatkan pertandingan melawan Mongolia sebagai bagian dari adaptasi sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat di perempat final.

Dua partai ganda turut menjadi bagian penting dari pertemuan terakhir kedua negara.

Pada Piala Uber, Taiwan merebut poin dari ganda pertama, sedangkan Rachel/Febi membalas pada ganda kedua untuk membawa Indonesia menyamakan kedudukan 2-2.

Baca Juga: Garmin Run Indonesia 2026 Satukan 8.000 Pelari, Rayakan Semangat From Zero to Hero

Rachel mengatakan kemenangan atas Mongolia belum menunjukkan permainan terbaiknya.

"Ada beberapa yang belum enak dan harus dievaluasi lagi di pertandingan berikutnya," kata Rachel.

Indonesia dan Taiwan berebut tiket semifinal beregu putri setelah kedua tim berada pada jalur undian yang sama dengan unggulan teratas China.

Baca Juga: Dikalahkan Rumania di Grup II Dunia Piala Davis 2026., Indonesia Petik Pelajaran Berharga

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah