JawaPos.com - The Pokémon Company memperluas kiprahnya di Indonesia lewat olahraga dengan meluncurkan Sports Project with Pokémon. Menyasar dua cabang olahraga, yakni sepak bola putri dan bulu tangkis.
Proyek tersebut tidak sekadar membawa nama Pokémon ke lapangan olahraga. Tujuannya adalah membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda sekaligus menumbuhkan minat anak-anak terhadap olahraga.
Untuk memperkuat program tersebut, Pokémon menghadirkan tiga nama besar dari dunia olahraga Jepang. Mereka adalah mantan pemain timnas sepak bola putri Jepang Mana Iwabuchi dan Aya Miyama, serta mantan pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota.
Iwabuchi dan Miyama bukan nama sembarangan dalam sepak bola putri Jepang. Keduanya pernah menjadi bagian dari tim Jepang yang menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2011.
Kehadiran mereka juga akan langsung bersentuhan dengan anak-anak Indonesia. Iwabuchi dan Miyama dijadwalkan menggelar coaching clinic di Jakarta mulai 17 September 2026.
Bagi Iwabuchi, kesempatan tersebut menjadi sesuatu yang menarik karena melihat potensi besar sepak bola putri Indonesia. Ia bahkan mengibaratkannya dengan Pokémon favoritnya, Eevee, yang dikenal memiliki banyak kemungkinan evolusi
“Seperti Pokémon favorit saya, Eevee, sepak bola perempuan Indonesia punya peluang tanpa batas. Saya sangat menantikan kerja sama ini,” ujarnya.
Sementara itu, Miyama melihat program tersebut sebagai kesempatan untuk membangun kedekatan langsung dengan generasi muda Indonesia. Sebagai bagian dari keluarga Pokémon, ia mengaku merasa terhormat dapat menghabiskan waktu bersama para pemain sepak bola perempuan Indonesia.
“Sebagai bagian dari keluarga Pokémon, saya sangat terhormat bisa menghabiskan waktu dengan pemain sepak bola perempuan Indonesia. Mohon dukungannya.”
Jika Iwabuchi dan Miyama membawa sepak bola putri, Momota akan mengambil peran melalui cabang bulu tangkis. Pengalaman panjangnya di level tertinggi dunia diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak yang sedang mulai mengenal olahraga tersebut.
Momota sendiri mengaku sudah tidak asing dengan Indonesia. Ia beberapa kali datang ke Tanah Air dan mengetahui langsung besarnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bulu tangkis.
“Saya sudah berkali-kali datang ke Indonesia, dan saya tahu bagaimana antusiasme orang-orang terhadap badminton.”
Kali ini kedatangannya memiliki tujuan berbeda karena ia tidak datang untuk bertanding. Momota justru ingin memperkenalkan keseruan bulu tangkis kepada anak-anak Indonesia melalui program tersebut.
“Kali ini saya datang bukan untuk bertanding, tapi menyampaikan keseruan bulu tangkis kepada anak-anak.”
Ia bahkan mengaku langsung bersemangat ketika pertama kali mendapat tawaran untuk terlibat. “Ketika ditawari pertama, saya sudah tidak sabar,” ujar Momota.
Konsep tersebut juga sejalan dengan karakter Pokémon yang sejak awal dibangun melalui aktivitas mengoleksi, melatih, berinteraksi, dan bertarung bersama teman. Kini semangat itu diterjemahkan ke dunia nyata melalui sepak bola putri dan bulu tangkis.