JawaPos.com – Frances Tiafoe mengaku bangga terhadap musim comeback yang dijalaninya meskipun harus kalah dari rekan senegaranya, Ben Shelton, pada semifinal US Open.
Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (13/9), Unggulan ke-11 tersebut takluk dari Shelton dengan skor 4-6, 6-3, 6-3, 7-5.
Meski gagal mencapai final, penampilan Tiafoe di Flushing Meadows memastikan dirinya kembali ke jajaran 10 besar dunia dengan peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni posisi kedelapan.
Tiafoe menilai musim ini menjadi periode yang luar biasa sekaligus penuh tantangan setelah dirinya berusaha kembali ke performa terbaik.
Petenis berusia 28 tahun itu mengakui bahwa kemampuannya menyelesaikan pertandingan masih menjadi aspek yang perlu diperbaiki setelah beberapa kali gagal mempertahankan momentum dalam beberapa pekan terakhir.
Meski kecewa karena kembali gagal meraih gelar Grand Slam, Tiafoe tetap bangga atas pencapaiannya dan menegaskan ambisinya untuk menjadi juara Grand Slam suatu hari nanti.
Dukungan besar dari penonton di New York turut membuat pencapaian Tiafoe terasa semakin berarti setelah melalui masa sulit dalam kariernya.
Tiafoe mengaku tersentuh oleh dukungan tersebut dan menjadikannya motivasi untuk terus bekerja keras hingga akhir musim demi mengejar tiket ke ATP Finals di Turin pada November.
Tiafoe mengatakan dirinya mungkin membutuhkan beberapa hari untuk memulihkan diri dari kekalahan, sebelum kembali berlatih dan mengalihkan fokus menuju persaingan akhir musim.
***