← Beranda
Tontowi Ahmad Blak-blakan! Rasakan Sulitnya Jadi Pencari Bakat di Audisi Bulu Tangkis
Rizka Perdana PutraSabtu, 12 September 2026 | 00.52 WIB
Tontowi Ahmad mengungkap sulitnya menjadi pencari bakat di Audisi PB Djarum. Dia juga berharap racikan Nova Widianto membawa prestasi bagi Indonesia. (Istimewa)

JawaPos.com - Tontowi Ahmad sudah terlibat dalam Audisi Umum PB Djarum selama beberapa tahun terakhir.

Jika dibanding saat dia aktif bermain, Tontowi merasa menjadi pencari bakat bukanlah pekerjaan mudah.

Menurutnya, tantangan terbesar adalah melihat potensi pemain.

“Pastinya susah mantau, karena ini dari usia dini kan. Belum tentu juga ke depannya mereka. Si A sama si B, perkembangan untuk ke depannya kan kami nggak tahu,” kata Tontowi.

Karena itu, Owi, sapaan Tontowi, hanya bisa menilai potensi yang terlihat saat audisi. Dia memperhatikan sejumlah aspek dasar.

“Kalau usia dini, kita lihat basic pukulannya, basic footwork-nya, cara bermainnya seperti apa. Insting dia untuk mendapatkan poin bagaimana, kemudian ketika sudah unggul, bagaimana dia mempertahankan keunggulannya,” ujarnya.

Di luar kesibukannya sebagai pencari bakat, Tontowi juga masih mengikuti perkembangan sektor ganda campuran.

Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bersama Liliyana Natsir itu berharap, perubahan komposisi pelatih bisa membawa hasil positif untuk Indonesia.

Sejak September ini, Nova Widianto resmi ditunjuk menangani sektor ganda campuran Pelatnas PBSI.

“Saya harapkan anak-anak bisa berprestasi dengan materi yang masih sama, pelatihnya kan yang ganti. Mudah-mudahan dengan racikannya Mas Nova yang baru ini bisa ada perubahan sehingga bisa berprestasi,” tuturnya.

Nova juga bersikap realistis soal target ganda campuran Indonesia di ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

“Kalau target realistisnya medali dulu. Mau medali apa pun, yang penting medali. Kalau emas mungkin terlalu jauh,” ujar Tontowi. (ka/bas)

EDITOR: Hendra