JawaPos.com - Dua tunggal putra Indonesia Muhamad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa melangkah ke babak kedua seri 5, ITF World Tennis Tour M-15, Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.
Dua wakil tuan rumah tersebut sukses mengalahkan lawan-lawannya.
petenis muda Indonesia Rafalentino Ali Da Costa mempertahankan performa terbaik di sektor tunggal, usai memenangi laga melawan Shanker Heisnam.
Baca Juga: Reidel Toiran Pede Timnas Voli Putra Indonesia Bikin Kejutan Besar di Asian Games 2026
Bertanding di lapangan F, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, petenis belia merah putih berusia 16 tahun ini, kembali mencatatkan kemenangan dari petenis India dua set langsung 6-4 dan 6-1 dalam tempo 59 menit, untuk memastikan tiket maju keputaran berikutnya.
Termotivasi atas kemenangan pada seri 4 pekan lalu dari Shanker Heisnam, kian menambah keyakinannya untuk dapat kembali mengalahkan lawannya.
”Menghadapi lawan berikutnya di babak kedua akan tetap bermain tanpa beban sesuai karakter, serta terus fokus dengan strategi yang diterapkan agar dapat mencapai hasil maksimal,” ungkap Falen seusai pertandingan.
Baca Juga: Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Resmi Dikukuhkan, 430 Atlet Siap Tampil
Sementara itu hasil positif lainnya juga dicatat Muhamad Rifqi Fitriadi yang juga bertanding di lapangan F.
Ditantang wakil dari Swedia Eric Ahren Moonga, kemenangan menjadi milik petenis tuan rumah berusia 27 tahun ini dua set langsung.
Tampil sebagai unggulan kedua pada iven yang berhadiah total $ 20.000 ini, Rifqi yang berkarakter menyerang dari garis belakang ini mampu mendominasi perolehan poin.
Mulai set pertama hingga akhir pertandingan Rifqi menang 6-2 dan 6-2 dalam waktu 1 jam 8 menit.
Selanjutnya pada babak kedua nanti, Tole sapaan akrab Muhamad Rifqi Fitriadi akan ditantang petenis kualifikasi Hayden Jones.
Petenis asal Australia ini berhasil menang 6-1 dan 6-1 dari Raghav Jaysinghani.
Baca Juga: Tiga Tahun Dukung Perjuangan Atlet, Aice Bersama Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games
Sementara itu, tuan rumah harus rela kehilangan satu wakilnya di babak utama, setelah perjuangan Anthony Susanto selama 2 jam 53 menit saat menantang unggulan ke 6, Isaac Becroft dari Selandia Baru, gagal berbuah kemenangan.
Keunggulan 7-6 tiebreak 4 di set pertama, ternyata tak mampu di pertahankan oleh petenis Indonesia yang berusia 29 tahun ini, setelah Isaac Becroft yang merupakan finalis pada seri ke 4 M-15 pekan lalu, berhasil merebut 2 set berturut-turut dengan skor 6-2 dan 7-5.