JawaPos.com - MarcMarquez bangkit usai menjalani operasi pada Mei lalu. Pembalap Ducati itu sudah memenangkan empat balapan dan memangkas ketertinggalan menjadi 19 poin dari sebelumnya tertinggal 102 poin setelah balapan di Mugello.
Namun, di balik kebangkitan tersebut, kondisi lengan kanan Marquez sebenarnya belum pulih sepenuhnya.
Dokter bedah yang menanganinya, Samuel Antuna, menyebut bahwa kekuatan lengan Marquez hanya tersisa sekitar 50 persen dari kapasitasnya. Masalah terbesar, menurut Antuna, terletak pada bisep.
“Lengan itu sangat terbatas dalam hal kekuatan, terutama pada bisep. Saya memperkirakan kekuatannya sekitar 50 persen dari kapasitas,” ujar Antuna kepada El Periodico.
Masalah pada lengan tersebut bermula dari kecelakaan dalam MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika. Saat itu, Marquez mengalami patah tulang bahu kompleks setelah bertabrakan dengan Marco Bezzecchi (Aprilia).
Cedera tersebut kemudian membuatnya mengalami masalah saraf pada awal musim 2026.