← Beranda
Drama Tiebreak, Fabian Glen Kunci Juara Open JAPFA Chess Festival 2026
AntaraSenin, 7 September 2026 | 17.38 WIB
Para juara JAPFA Chess Festival 2026 menerima penghargaan. (Istimewa)

 

JawaPos.com - FM Fabian Glen Mariano dari Bali keluar sebagai juara Open JAPFA Chess Festival 2026 pada penutupan, Minggu (6/9) di Wisma Serbaguna Senayan.

Awalnya, panitia mengumumkan IM Gilbert Elroy sebagai pemenang, namun setelah dikoreksi pakai aturan tiebreak 2026, Fabian dan Gilbert sama-sama 7,5 poin.

Fabian dinyatakan sebagai pemenang usai dinyatakan unggul solkof.

Baca Juga: Petenis India Karan Singh Juara Seri Keempat ITF M15 di Bali

”Perasaan saya sangat bahagia ya, karena ini yang kedua kalinya saya berhasil menjuarai Japfa Chess Festival ini. Apalagi kemarin kan sempat ada kesalahan dari panitia ya. Tapi habis itu ada kesalahan diperbaiki, akhirnya saya yang juara,” ujar Fabian Glen dilansir dari Antara.

Menurut dia, persaingan tahun ini lebih ketat dibanding 2023.

”Tahun ini lebih deg-degan. Poinnya barengan. Kalau dulu saya juara poin 8 sendiri. Mungkin kali ini lebih ringan karena GM dan IM lain nggak banyak yang turun,” jelas Fabian.

Baca Juga: Prediksi Skor Udinese vs Lazio di Liga Italia: Biancocelesti Curi Poin di Kandang Zebra Kecil

Di nomor Blitz, Fabian juga tampil kuat.

Dari 9 babak, dia raih 8 poin dengan 2 kali remis, tapi harus puas peringkat 4 karena kalah solkof.

Vietnam & Kazakhstan Sapu Bersih Duel Match

Kategori Duel Match dikuasai tamu lewat IM Dau Khuong Duy dari Vietnam yang mengalahkan FM Satria Duta Cahaya 7-3.

Setelah kalah di rapid, Khuong Duy bangkit di blitz.

”Saya terus beri tekanan. Kalau lawan salah sedikit, langsung saya ambil. Polanya sederhana, cari langkah paling aktif,” kata Khuong Duy.

Dia juga menyoroti Duta yang bagus di posisi tapi sering kehabisan waktu.

Baca Juga: Campus League Semarang Jadi Laboratorium Aturan Baru BWF, 4 Tim Lolos ke The Nationals Bandung

”Di beberapa babak krusial, manajemen waktunya kurang. Padahal sempat dapat posisi menang,” ujar dia.

Sementara WGM Xeniya Balabayeva dari Kazakhstan menang telak 8-2 atas WFM Laysa Latifah.

Xeniya menyebut ketenangan saat time trouble jadi kunci.

Baca Juga: Aldila Sebut Duel Lawan Janice di US Open Jadi Momen Istimewa

”Laysa pemain kuat. Saya sudah ketemu dia di Kejuaraan Asia. Tapi saya lebih baik saat tekanan waktu,” ucap Xeniya.

Pecatur peringkat 5 Kazakhstan ini juga memuji catur putri Indonesia.

”Pecatur Indonesia bagus, terutama wanitanya. Turnamen seperti ini membantu pemain bertanding. Saya yakin generasi muda di sini akan sangat kuat,” kata Xeniya.

Baca Juga: Sukses di Edisi Perdana, Komunitas Padel Papa Sakaw Akan Konsisten Gelar Turnamen

Xeniya juga mengaku menikmati Jakarta.

”Semua orang ramah. Saya coba makanan lokal. Nggak terlalu pedas,” tutur dia sambil tertawa.

Wasit Minta Maaf, PB Percasi Apresiasi

Ketua Komite Wasit Stefani Dian Cheri mengklarifikasi error system pairing.

”Kesalahan di perhitungan tiebreak 2026 untuk pemain yang dapat WO. Hasil sebelumnya belum sesuai regulasi baru. Kami mohon maaf. Ini komitmen kami jaga fair play,” tegas Stefani.

Baca Juga: Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp Gagal Juara Turnamen Tenis Internasional di Bali

Waketum PB Percasi Pandapotan Sinaga mengapresiasi JAPFA dan menyebut turnamen ini penting untuk pembinaan dan regenerasi.

”Hari ini juaranya ada yang umur 12 tahun. Mudah-mudahan lahir grandmaster-grandmaster baru dari sini,” ujar Padapotan Sinaga.

Sebanyak 13 kategori dipertandingkan di JAPFA Chess Festival 2026, mulai dari Open, Duel Match, Senior, Veteran, hingga Kelompok Umur.

Baca Juga: Bramantyo Juara di Bali, Lolos ke Grand Final Turkish Airlines World Cup di Turki

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah