← Beranda
Persiapan Pelatnas Pingpong Asian Games 2026 sejalan untuk SEA Games 2027
AntaraKamis, 27 Agustus 2026 | 01.11 WIB
Ketum IPL Petrus Reinhard Golose (tengah), menjawab pertanyaan wartawan di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). ANTARA/Donny Aditra

 

JawaPos.com - Persiapan pemusatan latihan nasional (pelatnas) tenis meja atau pingpong menuju Asian Games 2026 di Jepang, berjalan seiring dengan pembinaan atlet untuk menghadapi SEA Games (SG) 2027 Malaysia.

Ketua Umum Indonesia Pingpong League (IPL) Petrus Reinhard Golose mengatakan pelatnas tenis meja saat ini berlangsung di kawasan Simprug, Senayan, Jakarta, sebagai bagian dari persiapan atlet sebelum menghadapi Asian Games 2026 pada 19 September sampai dengan 4 Oktober.

"Setelah BRI Grand Final IPL Season 2 2026, para atlet akan ikut Kejuaraan WTT (Tenis Meja Dunia) di Filipina, setelah itu baru pematangan akhir menuju ke Jepang," kata dia di Trans Studio Cibubur, Depok, Jawa Barat, Rabu.

Baca Juga: Odekta Naibaho Bertekad Pertajam Rekor di Asian Games 2026

Petrus menjelaskan, rangkaian persiapan pelatnas tidak hanya terputus sampai Asian Games 2026, tetapi berlanjut dengan mengikuti sejumlah seri WTT guna menuju SEA Games di Malaysia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hasil yang diraih atlet Indonesia dalam beberapa kejuaraan internasional terakhir menunjukkan adanya perkembangan positif, termasuk pada SEA Games 2025 Thailand dan ajang kelompok umur di tingkat Asia Tenggara.

Ketum IPL itu menambahkan, pada SEA Games tersebut, Indonesia berhasil meraih medali perak setelah dalam periode panjang hanya mampu mendapatkan medali perunggu.

Baca Juga: 1.120 Peserta Bawa Cerita dan Bahasa Daerah ke Panggung Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026

Sementara pada kompetisi tingkat remaja di Asia Tenggara, Indonesia mencatatkan prestasi lebih baik dengan meraih satu medali emas dan dua perunggu. Prestasi tersebut, tambah dia, juga ditandai kemampuan atlet putri Indonesia mengalahkan salah satu wakil Thailand pada nomor youth.

Petrus mengatakan pencapaian tersebut menjadi modal dalam membangun regenerasi atlet tenis meja nasional. Oleh sebab itu, kesinambungan pelatnas sangat penting untuk dilakukan guna menjaga momentum pencapaian prestasi dalam ajang internasional.

Dengan demikian, pelatnas diharapkan mampu menghasilkan atlet yang lebih matang melalui pengalaman bertanding internasional dan kompetisi berkelanjutan, sehingga target prestasi dapat dijaga dalam dua multievent olahraga tersebut.

EDITOR: Banu Adikara