Performa Alonso bahkan mendapat pujian langsung dari Team Principal Aston Martin Adrian Newey. Maklum, pembalap asal Spanyol itu mampu finis P9 meski memulai balapan dari posisi ke-18. Strategi satu pit stop membantu Alonso mengamankan poin untuk kali kedua musim ini setelah GP Monako.
”Bagus, Fernando. Itu balapan yang hebat. Sangat disiplin dan menjadi kabar baik bagi seluruh tim di Silverstone. Terima kasih,” kata Newey melalui radio tim, seperti dikutip dari GPblog.
”Ya, tentu saja. Terima kasih kepada kalian semua. Semua orang di Silverstone luar biasa. Mobil ini menyenangkan untuk dikendarai,” balas Alonso.
AMR26B Mulai Membaik
Performa Aston Martin di Zandvoort merupakan dampak dari upgrade besar-besaran yang mulai diperkenalkan sejak GP Hungaria. Saat itu, Aston Martin membawa 16 pengembangan yang mencakup sayap depan, hidung, lantai, diffuser, sidepod inlet, penutup mesin, hingga suspensi belakang.
Pengembangan sasis tersebut kemudian dilanjutkan di Zandvoort. Kali ini, Aston Martin juga menggunakan power unit baru Honda Spec 2. Hasilnya, AMR26B disebut lebih kuat di tikungan dan lebih baik dalam menjaga kondisi ban.
Alonso bahkan mampu mempertahankan ban soft hingga 32 lap di Zandvoort.
”Selamat untuk tim. Mereka membawa paket di Budapest (Hungaria), kemudian lebih banyak komponen baru di Zandvoort dan hasilnya mulai terlihat,” kata Alonso kepada Sky Sports.
Drivability Masih Jadi PR
Pengembangan sasis dan aerodinamika Aston Martin yang dipimpin Newey mulai menunjukkan hasil. Namun, potensi AMR26B belum sepenuhnya keluar. Sebab, power unit baru Honda Spec 2 masih menyisakan persoalan drivability atau stabilitas saat akselerasi.
Hal tersebut dirasakan langsung Alonso.
”Saat melakukan downshift, engine braking terasa sedikit acak dari satu tikungan ke tikungan lain. Hal-hal seperti itu masih harus kami sempurnakan,” kata Alonso.
”Kami juga masih kehilangan banyak tenaga di trek lurus, jadi kami perlu meningkatkan bagian tersebut.”
Meski begitu, Alonso tidak ingin buru-buru menyalahkan Honda. Dia memilih memberikan waktu kepada pabrikan asal Jepang tersebut untuk menemukan sumber masalah.
”Kami perlu memberi waktu kepada Honda untuk menemukan apa masalahnya dan di mana harus memperbaikinya. Saya senang dan santai. Saya percaya kepada Silverstone (Aston Martin) dan Sakura (Honda),” ujar Alonso.
Sinyal Positif Alonso-Aston Martin
Sejak membawa upgrade besar-besaran di Hungaria, Aston Martin mulai menunjukkan progres. Meski belum sepenuhnya kompetitif, Alonso mampu mencatat hasil lebih baik dalam dua seri terakhir.
Sebelum finis P14 di Hungaria dan P9 di Belanda, Alonso lebih sering berada di posisi P18-P19 atau bahkan gagal finis. Dua poin dari Zandvoort pun menjadi modal penting bagi Aston Martin untuk melanjutkan momentum positif pada seri-seri berikutnya.
Sinyal Positif Alonso-Aston Martin
Seri GP | Hasil | Poin
1 Australia | DNF | 0
2 China | DNF | 0
3 Jepang | P18 | 0
4 Miami | P15 | 0
5 Kanada | DNF | 0
6 Monako | P10 | 1
7 Barcelona | DNF | 0
8 Austria | P18 | 0
9 Inggris | P18 | 0
10 Belgia | P19 | 0
11 Hungaria | P14 | 0
12 Belanda | P9 | 2