← Beranda
KTM Kehilangan Pedro Acosta ke Ducati, Pit Beirer: Kami Tidak Menangis
Rizka Perdana PutraRabu, 19 Agustus 2026 | 23.49 WIB
Pedro Acosta meninggalkan KTM untuk bergabung dengan Ducati mulai 2027. KTM mengakui gagal mempertahankan pembalap Spanyol tersebut.(Dok. Instagram @37pedroacosta)

JawaPos.com - KTM akan kehilangan Pedro Acosta saat era baru MotoGP dengan mesin 850cc dimulai 2027 mendatang. Pembalap yang mereka bina sejak tampil di Red Bull Rookies Cup pada usia 16 tahun itu telah memilih pindah ke Ducati musim depan.

Kepergian Acosta sebenarnya menjadi kehilangan besar. Sebab, KTM mengikuti perkembangan pembalap Spanyol itu sejak level junior hingga MotoGP. Namun, mereka juga tidak mampu memberikan alasan yang cukup bagi Acosta untuk bertahan.

“Saya rasa ada kekecewaan yang belum berhasil kami pulihkan pada 2025. Kami menjalani lebih dari separuh musim dengan spesifikasi motor lama dan tidak mampu memberikan motor baru seperti yang telah kami janjikan,” kata Direktur Olahraga KTM Pit Beirer kepada GPOne.

Masalah tersebut merupakan dampak dari krisis finansial yang menimpa KTM pada akhir 2024. Krisis itu membuat pengembangan motor sempat dihentikan pada awal 2025. Akibatnya, KTM kesulitan memenuhi rencana pengembangan RC16 pada musim tersebut.

“Sebagai pembalap, Anda tentu ingin merasa yakin terhadap masa depan perusahaan tempat Anda bekerja,” ujar Beirer.

KTM sebenarnya telah berusaha memperbaiki kondisi perusahaan. Namun, kepercayaan Acosta terlanjur hilang dan dia akhirnya memilih Ducati.

“Kami tidak senang dengan hal itu, tetapi kami tidak menangis karena keputusan itu sudah bukan berada di tangan kami. Dan kami memang gagal mempertahankannya.”

Pembalap Baru KTM

Setelah kehilangan Acosta, KTM akan memiliki empat pembalap baru tahun depan. Dua di antaranya adalah Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Mereka didatangkan dari Ducati untuk mengisi susunan pembalap tim utama Red Bull KTM Factory Racing.

“Kami sudah membesarkan pembalap fantastis untuk Ducati, jadi sudah sepatutnya kami juga mengambil pembalap fantastis dari mereka,” kata Beirer.

Kedatangan Alex dan Di Giannantonio menunjukkan, KTM sebenarnya mulai mendapat kepercayaan dari pembalap di luar proyek mereka sendiri. Beirer merasa hal itu menjadi modal penting untuk menghadapi era baru MotoGP 2027.

“Dua anak ini akan bersama kami dan kami merasakan tanggung jawab besar untuk membuat mereka bahagia dan mampu bersaing. Saya pikir tahun depan akan menjadi kesempatan unik bagi kami,” papar Beirer. (ka/bas)

EDITOR: Hendra