JawaPos.com - Panathinaikos ingin mendatangkan Nikola Jokic. Meski tawaran untuk menebus sisa kontrak Jokic telah ditolak Denver Nuggets, mereka tidak lantas mundur. Tim tersukses di Yunani dengan 40 gelar liga itu justru akan kembali mencoba merekrut Jokic saat sang pemain berstatus unrestricted free agent pada musim panas 2027.
“Orang-orang mungkin akan berkata, ‘Oke, sekarang dia bercanda.’,” kata pemilik Panathinaikos, Dimitrios Giannakopoulos dalam podcast Euro Insiders. “Tapi saya memang membuat proposal yang sangat serius tahun ini, baik kepada timnya maupun kepadanya. Saya mendapat penolakan. (Tapi) saya tahu dia masih memiliki satu tahun kontrak.”
Jokic sebenarnya masih memiliki sisa kontrak dua musim senilai USD 121,8 juta (sekitar Rp 2,175 triliun) bersama Nuggets. Namun, musim terakhir 2027-2028 merupakan player option.
Artinya, Jokic bisa memilih untuk menolak kontrak tersebut dan menjadi unrestricted free agent pada musim panas 2027.
Giannakopoulos memastikan penolakan Nuggets tidak membuat Panathinaikos menyerah.
“Nuggets hanya membutuhkan beberapa detik untuk mengatakan, ‘Siapa? Yunani? Di mana? Apa? Sampai jumpa.’ Tetapi mari kita tunggu sampai tahun depan,” ujar Giannakopoulos.
Namun, jika akhirnya tetap bertahan di Nuggets, maka Jokic akan memenuhi syarat untuk mendapatkan perpanjangan kontrak lima tahun senilai USD 359,5 juta (sekitar Rp 6,42 triliun) pada Juli 2027.
Menurut Bobby Marks, NBA front office insider ESPN, nilai tersebut akan menjadi kontrak terbesar dalam sejarah NBA.
Baca Juga: Jersey Timnas Inggris Dilego Kekasih Phil Foden, Harganya di Bawah Pasaran