JawaPos.com - Mercedes dikabarkan tengah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi paruh kedua Formula 1 musim 2026.
Tim asal Brackley itu berencana memperkenalkan paket power unit terbaru pada Grand Prix Italia di Sirkuit Monza, meski keputusan tersebut berpotensi membuat pembalap mudanya, Kimi Antonelli, menerima penalti posisi start.
Sepanjang 11 seri pertama musim ini, Mercedes tampil sebagai tim paling dominan dengan mengoleksi delapan kemenangan.
Baca Juga: Spa Jadi Bukti Transformasi Kimi Antonelli, Kali Ini Bisa Rajai GP Belgia
Performa impresif mobil W17 menjadi modal utama dalam persaingan perebutan gelar juara. Namun di balik hasil tersebut, Mercedes masih menghadapi persoalan pada sektor keandalan mesin.
Masalah terbesar muncul pada sistem penyimpanan energi atau baterai serta perangkat elektronik pengendali power unit.
Gangguan tersebut sempat menyebabkan George Russell gagal finis di GP Kanada dan membuat Antonelli mengalami masalah teknis saat tampil di GP Spanyol. Selain itu, Russell juga beberapa kali mengeluhkan tenaga mesin yang keluar tidak stabil akibat gangguan pada sistem elektronik.
Divisi mesin Mercedes di Brixworth telah bekerja selama beberapa bulan terakhir untuk menyempurnakan komponen tersebut.
Baca Juga: Kimi Antonelli Perlebar Keunggulan Klasemen Setelah Menjuarai F1 Belgia 2026
Fokus utama pengembangan adalah menghadirkan baterai generasi baru yang lebih andal tanpa mengurangi performa mesin.
Namun, penggunaan komponen baru itu memiliki konsekuensi. Baik Antonelli maupun Russell sudah memakai tiga unit baterai, sesuai batas maksimal yang diperbolehkan regulasi Formula 1. Jika Mercedes memasang baterai keempat di Monza, kedua pembalap otomatis harus menerima penalti di grid.
Meski demikian, Monza dinilai sebagai tempat paling tepat untuk mengambil risiko tersebut. Karakter sirkuit yang didominasi lintasan lurus panjang memberikan peluang lebih besar bagi pembalap untuk menyalip lawan, sehingga penalti posisi start dianggap tidak terlalu merugikan dibandingkan balapan di trek lain.
Mercedes juga disebut akan memasang spesifikasi mesin terbaru secara bersamaan pada mobil Antonelli dan Russell.
Langkah itu diambil agar tidak ada perbedaan perlakuan terhadap kedua pembalap dalam perebutan poin musim ini.
Situasi Antonelli sedikit lebih rumit karena pembalap asal Italia tersebut sebelumnya sudah menggunakan mesin pembakaran internal (ICE) keempat musim ini.
Jika paket baru benar-benar dipasang di Monza, Antonelli kemungkinan akan memakai mesin kelima, sementara Russell baru beralih ke unit keempat.
Mercedes diyakini tidak ingin hanya mengganti baterai tanpa memperbarui komponen lain. Sekali menerima penalti, tim lebih memilih memasang seluruh paket terbaru agar peningkatan performa bisa langsung dimaksimalkan hingga akhir musim.
Langkah tersebut juga dipengaruhi perkembangan dari kubu Ferrari. Tim asal Maranello diyakini akan membawa evolusi terbaru power unit mereka di GP Italia tanpa terkena penalti karena masih berada dalam batas penggunaan komponen yang diizinkan.
Dengan kondisi itu, Mercedes menilai tidak ada pilihan selain segera memperkenalkan mesin terbaru setelah GP Belanda.
Harapannya, peningkatan performa dan keandalan power unit mampu menjaga keunggulan mereka sekaligus meredam ancaman Ferrari dalam persaingan menuju gelar juara Formula 1 musim 2026.