JawaPos.com – Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang GAMMA Asian Championships 2026 setelah finis di peringkat keempat klasemen akhir perolehan medali. Kontingen Indonesia membawa pulang 15 medali, terdiri atas lima emas, lima perak, dan lima perunggu dalam kejuaraan mixed martial arts (MMA) amatir tingkat Asia yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, pada 29 Juli–2 Agustus 2026.
Kejuaraan tersebut mempertemukan atlet-atlet MMA amatir terbaik dari berbagai negara Asia. Indonesia, yang berada di bawah naungan Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PERTACAMI), menurunkan atlet pada kategori junior, U-21, hingga senior.
Lima medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Dominic Gabriel Vincentio (Boys U-14 46 kg), Mutiara Pricilia Rori (Women U-21 47,6 kg), Delvi Nurfadillah (Women 47,6 kg), Yusni Nurhayati Hutasoit (Women 56,7 kg), serta Jon Setiawan Saragih (Men 65,8 kg).
Baca Juga: PB PERTACAMI Jaring Talenta Baru MMA lewat National MMA Championships 2026
Ketua Umum PB PERTACAMI Tommy Paulus Hermawan menilai pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan positif pembinaan MMA amatir Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Perolehan 15 medali di tingkat Asia merupakan hasil yang sangat membanggakan bagi Indonesia. Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet MMA amatir Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional," ujar Tommy.
Menurutnya, hasil di Putrajaya juga menjadi modal penting menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Baca Juga: Setelah Kejurnas, Pertacami Persiapkan Asian Games dan Kejuaraan Internasional Lain
"Pencapaian ini juga menjadi modal penting menuju kejuaraan berikutnya, yaitu Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Saat ini, tiga atlet Indonesia telah berhasil lolos kualifikasi untuk tampil di perhelatan bergengsi tingkat Asia tersebut. PERTACAMI akan memastikan ketiganya mendapatkan persiapan terbaik, sekaligus terus memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet dari tingkat junior hingga senior agar prestasi MMA Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan," lanjutnya.
Pada kelompok junior, Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Dominic Gabriel Vincentio menjadi penyumbang emas setelah menjuarai kategori Boys U-14 kelas 46 kilogram.
Dua medali perak diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak (Boys U-18 65,8 kg) dan Bumi Magani Abraar Himara (Boys U-18 70,3 kg). Sementara Manayra Maritza Hersianti Siagian menyumbangkan medali perunggu pada kategori Girls U-18 kelas 47,6 kilogram.
Sementara itu, pada kategori U-21 dan senior, Indonesia mengoleksi empat medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Selain empat peraih emas, medali perak dipersembahkan Rangga Dika Mahendra (Men U-21 70,3 kg), Novia Pesik (Women 47,6 kg), dan Maydelse Sitepu (Women 61,2 kg).
Adapun empat medali perunggu diraih Vannezcia Steven Cuthberth (Men U-21 56,7 kg), Yosua Pratama Purba (Men U-21 61,2 kg), Panca Julian Saputra (Men 61,2 kg), serta Dwi Ani Retno Wulan (Women 52,2 kg).
Pimpinan Tim Pelatih PERTACAMI Marcos Tulio Machado menyebut penampilan Indonesia di Putrajaya sebagai salah satu yang terbaik sejak program pembinaan mulai dijalankan pada 2024.
Baca Juga: PB Pertacami Kirim 11 Atlet ke 3rd AMMA Championships 2026 untuk Kualifikasi Asian Games Nagoya
"Bagi saya, ini merupakan salah satu penampilan terbaik sejak kami memulai program PERTACAMI pada 2024. Disiplin dan komitmen para atlet dalam menjalankan program latihan menjadi faktor utama di balik keberhasilan tim Indonesia. Terlebih karena pencapaian tersebut menjadi semakin berarti karena sejumlah atlet harus menghadapi cedera yang dialami selama periode persiapan," katanya.
"Selanjutnya, kami akan melanjutkan program latihan berdasarkan periodisasi yang telah disusun, sekaligus memastikan penanganan dan pemulihan cedera mereka berjalan dengan baik," tambah Marcos.
Usai GAMMA Asian Championships 2026, fokus berikutnya adalah Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Indonesia telah memastikan tiga atlet lolos kualifikasi, yakni Gibran Alfarizi, Vallensia Fahira Hotmauli, dan Ananda Wahyu, yang akan tampil pada nomor Traditional MMA dan Modern MMA.
Tommy memastikan ketiga atlet tersebut telah menjalani pemusatan latihan sejak Maret dan akan dipersiapkan secara maksimal untuk menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia.
"Kami akan terus memastikan mereka mendapatkan persiapan terbaik, baik dari aspek teknik, fisik, strategi maupun mental bertanding," pungkasnya.