JawaPos.com – George Russell akhirnya bisa bernapas lega. Setelah beberapa pekan berusaha mengubah gaya membalap demi mengembalikan performa, Mercedes memastikan penyebabnya bukan berasal dari dirinya, melainkan bug pada software power unit.
Russell mengalami masalah sejak di Silverstone dan semakin memburuk di Spa-Francorchamps. Pembalap asal Inggris itu sempat tertinggal setengah detik dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, saat kualifikasi. Namun, dia harus mengakhiri balapan di lap pertama karena mobilnya tiba-tiba melambat dan kemudian menyenggol Lewis Hamilton.
Menjelang GP Hungaria akhir pekan ini, Mercedes menemukan penyebabnya, yakni kesalahan kalibrasi software power unit. Akibatnya, sistem deployment energi listrik tidak bekerja optimal sehingga mobil kehilangan tenaga di lintasan lurus. Temuan ini membuat Russell plong.
“Ya, ini sangat melegakan pikiran saya,” kata Russell dikutip dari Sky Sports.
“Selama beberapa lap di Silverstone dan hampir sepanjang Jumat serta Sabtu di Spa, saya terus memikirkan bagaimana saya harus menginjak pedal gas, menggunakan gigi, dan kapan mulai menekan pedal supaya power unit bekerja lebih cepat di lintasan lurus,” ujar Russell.
"Data saat itu memberi tahu kami bahwa itulah kemungkinan penyebabnya, tetapi ternyata bukan itu penyebab sebenarnya. Jadi, semua usaha selama tiga sesi untuk menyesuaikan kembali gaya membalap dengan teknik baru, pada akhirnya sia-sia.”
Baru Terlihat di Monza
Meski begitu, Russell memahami proses Mercedes menemukan masalah itu tidaklah mudah.
“Spa memberi kami petunjuk ke mana harus mencari. Rasanya seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Namun, begitu kami tahu harus mencari di mana, akhirnya masalah itu bisa ditemukan,” kata Russell.
Setelah melakukan kalibrasi ulang software di Brixworth, Mercedes yakin tidak perlu mengganti power unit Russell. Namun, efektivitas perbaikan tersebut kemungkinan baru bisa dipastikan di GP Italia di Monza pada September mendatang. Sebab, sirkuit itulah yang memiliki karakter mendekati Spa dan Silverstone, dua lintasan tempat masalah tersebut muncul.
Fokus di Hungaroring
Yang jelas, temuan masalah itu membuat Russell bisa kembali fokus menghadapi GP Hungaria akhir pekan ini. Dia tidak lagi harus mengubah gaya membalap demi memaksimalkan performa mobil.
“Saya menantikan akhir pekan ketika saya hanya perlu fokus membalap dengan cepat dan kembali ke hal-hal yang sederhana. Saya tahu itulah saat saya tampil paling baik.”
Meski masih tertinggal 50 poin dari Antonelli, Russell optimistis masih bisa bersaing dalam perburuan gelar juara dunia.
“Tentu saja saya masih bisa juara. Kami bahkan belum memasuki pertengahan musim. Empat balapan lalu saya tertinggal lebih jauh daripada sekarang, jadi saya tetap merasa positif dan bersemangat menghadapi akhir pekan ini.”