← Beranda
Suka Karakter Sirkuit Sachsenring, Veda Ega Antusias Hadapi Moto3 Jerman 2026
Andika RachmansyahJumat, 10 Juli 2026 | 12.08 WIB
Veda Ega Pratama antusias hadapi Moto3 di Sirkuit Sachsenring Jerman. (Honda Team Asia)

 

JawaPos.com - Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama antusias menghadapi Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada akhir pekan ini. Dia mengaku menyukai karakteristik sirkuit tersebut yang dinilai sangat teknis.

Sementara, rangkaian balap Moto3 Jerman 2026 dimulai pada Jumat (10/7). Veda Ega Pratama dan para rider lain, akan memulai perjuangan dengan menjalani free practice 1 pada pukul 14.00 WIB, dan dilanjutkan sesi practice pukul 18.15 WIB di di Sirkuit Sachsenring.

Veda Ega Prratama datang ke Sirkuit Sachsenring dengan catatan negatif. Pembalap Honda Team Asia itu gagal finis dalam balapan Moto3 Belanda setelah terjatuh di lap ke-8 saat sedang bertarung di barisan depan.

Baca Juga: Penyerang Timnas Madagaskar Alexandre Ramalingom Gabung Persita, Siap Unjuk Gigi di Super League

Veda mengaku kecewa karena gagal mendulang poin dalam seri balapan tersebut. Namun demikian, kepercayaan dirinya tidak luntur. Rider asal Gunungkidul itu menatap optimistis balapan Moto3 Jerman 2026.

"Saya senang bisa kembali balapan setelah seri Assen. Tentu saja hasil di sana cukup mengecewakan karena kami sebenarnya memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan. Namun, saya juga mengambil banyak kepercayaan diri dari performa yang kami tunjukkan sepanjang akhir pekan,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dipetik Jumat (10/7).

Sirkuit Sachsenring dikenal sebagai salah satu sirkuit paling teknikal dalam kalender MotoGP. Lintasan sepanjang 3,67 kilometer itu memiliki sepuluh tikungan ke kiri serta karakter naik-turun yang menjadi tantangan bagi seluruh pembalap.

Baca Juga: PUBG Mobile dan Naruto Shippuden Kolaborasi, Hadirkan Desa Konoha hingga Ninjutsu di Update Terbesar 2026

Kendati demikian, Veda mengaku suka dengan karater Sirkuit Sachsenring. Pasalnya, dia sudah pernah mencicipi lintasan tersebut sebelum promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3 sehingga cukup memahami karakter lintasan.

“Sachsenring adalah sirkuit yang saya sukai. Lintasannya sangat teknis dan berbeda dari banyak trek lainnya, jadi ini akan menjadi tantangan yang menarik. Target saya adalah terus berkembang, bekerja sama dengan tim dengan baik sejak sesi pertama, dan membangun akhir pekan balapan yang kuat,” terang dia.

Pada seri balapan Moto3 Jerman 2026, Veda menjadi satu-satunya andalan Honda Team Asia. Rekan setimnya, Zen Mitani, harus absen setelah mengalami cedera akibat kecelakaan di Sirkuit Assen dan kini sedang menjalani proses pemulihan.

Situasi tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Veda. Dia bertekad memberikan penampilan terbaiknya sebagai bentuk dukungan kepada Mitani yang sedang berjuang untuk kembali pulih dari cedera.

“Saya juga ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Saya berharap dia segera pulih dan bisa kembali ke lintasan secepatnya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil yang bagus bagi seluruh tim,” papar Veda.

Moto3 Jerman 2026 menjadi momentum Veda untuk kembali ke jalur poin. Terlebih, rider Honda Team Asia itu sedang bertarung sengit dengan pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, di papan klasemen sementara pembalap Moto3 2026.

Baca Juga: Juara Dunia MotoGP Jalani Ritual Baru, Jorge Martin: Saya Butuh Dukungan Tuhan

Veda saat ini menduduki peringkat ketujuh dengan raihan 82 poin, sama seperti Danish. Namun rider Malaysia itu berhak menghuni peringkat keenam karena sudah mencatatkan satu kemenangan dalam balapan utama.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah