JawaPos.com - Jorge Martin memiliki ritual baru setiap kali akan menjalani balapan. Setelah melewati cedera panjang yang nyaris mengakhiri kariernya musim lalu, juara dunia MotoGP 2024 itu kini selalu berdoa sebelum menggeber motor di lintasan.
“Sekarang saya berdoa sebelum balapan. Selama musim dingin (jeda musim) saya merasa membutuhkan sedikit dukungan dari Tuhan, dan sekarang saya hanya bersyukur atas semua yang telah terjadi,” ujar Martin kepada situs resmi MotoGP.
Musim lalu menjadi periode terberat dalam karier Martin. Pembalap Aprilia itu mengalami kecelakaan hebat di Grand Prix Qatar. Akibatnya, 11 tulang rusuknya patah dan dia juga menderita pneumotoraks atau paru-paru kolaps.
Cedera itu sempat membuatnya ragu apakah masih bisa kembali membalap di level tertinggi.
Sampai hari ini rasa takut itu belum sepenuhnya hilang.
"Saya punya banyak ketakutan, tetapi satu-satunya cara menghadapinya adalah menerimanya," tutur pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin itu.