← Beranda
Era Baru PB Jaya Raya! Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono Usai Hampir 50 Tahun Memimpin
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 1 Juli 2026 | 23.29 WIB
Susy Susanti menerima tongkat estafet kepemimpinan PB Jaya Raya dari Rudy Hartono dalam perayaan HUT ke-50 klub di Jakarta, menandai dimulainya era baru pembinaan bulu tangkis Indonesia. (Dok. PB Jaya Raya)

 

JawaPos.com - Rudy Hartono resmi menyerahkan jabatan Ketua Umum PB Jaya Raya kepada Susy Susanti dalam perayaan HUT ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jakarta Pusat, Senin (29/6).

Pergantian kepemimpinan ini menandai berakhirnya hampir lima dekade kepemimpinan Rudy sekaligus membuka babak baru regenerasi salah satu klub bulu tangkis tersukses di Indonesia.

Regenerasi Kepemimpinan Jadi Momentum Bersejarah

Momentum pergantian kepemimpinan diumumkan bertepatan dengan perayaan HUT ke-50 PB Jaya Raya yang mengusung tema Tiada Henti Membangun Generasi Emas. Pergantian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah klub yang selama puluhan tahun menjadi lumbung atlet nasional.

Baca Juga: Duet Dadakan Berbuah Gelar Terbesar, Aldila Sutjiadi Gandeng Vera Setelah Batal dengan Janice Tjen

Rudy Hartono, legenda bulu tangkis Indonesia yang delapan kali menjuarai All England, resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992. Selain posisi ketua umum, perubahan juga terjadi pada kepengurusan harian dengan Rosiana Tendean menggantikan Imelda Wiguno yang telah menjabat sejak 2014.

Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi menyebut, regenerasi ini merupakan langkah alami agar klub tetap mampu berkembang mengikuti tantangan zaman. Menurut dia, kepemimpinan baru diharapkan membawa semangat baru tanpa meninggalkan tradisi prestasi yang telah dibangun selama lima dekade.

"Tiada Henti Membangun Generasi Emas bukan sekadar tema perayaan, tetapi menjadi arah perjalanan PB Jaya Raya dalam menyiapkan penerus yang mampu bersaing di level dunia. Kepengurusan baru juga diharapkan memberi ruang lebih luas bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan warisan kejayaan klub," ucap Budi Karya Sumadi.

Baca Juga: PBVSI Kucurkan Bonus Rp 900 Juta dan Pertahankan Toiran, Apresiasi Sukses Timnas Voli Putra di AVC Men’s Volleyball Cup

Susy Susanti Siap Emban Amanah Besar

Bagi Susy Susanti, jabatan Ketua Umum PB Jaya Raya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang memiliki nilai emosional sangat mendalam. Klub tersebut merupakan tempat yang membesarkan namanya hingga menjadi juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Sungguh kehormatan besar bagi saya yang diberi amanah menjadi Ketua Umum PB Jaya Raya menggantikan Ko Rudy Hartono. Tentu ini menuntut tanggung jawab yang sangat besar," ujar Susy.

Susy menegaskan pengalaman panjangnya sebagai atlet akan menjadi bekal untuk membimbing generasi muda. Dia ingin menanamkan semangat juang, disiplin, dan mental juara kepada atlet-atlet binaan agar mampu mengukir prestasi internasional.

Menurut dia, target utama bukan hanya melahirkan juara bagi klub, tetapi juga atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Nilai-nilai yang dia peroleh selama menjadi atlet akan diwariskan kepada generasi penerus agar tradisi prestasi tetap terjaga.

Dukungan Besar untuk Kepengurusan Baru

Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya Trisna Muliadi menyampaikan apresiasi kepada Rudy Hartono dan Imelda Wiguno atas dedikasi panjang mereka dalam membina atlet-atlet PB Jaya Raya. Menurut dia, kontribusi keduanya telah membantu menjadikan klub tersebut sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis Indonesia.

Trisna optimistis duet Susy Susanti dan Rosiana Tendean mampu membawa energi baru bagi organisasi. Pengalaman keduanya sebagai mantan atlet elite diyakini menjadi modal penting dalam membangun sistem pembinaan yang lebih kuat.

Baca Juga: TMII Disulap Jadi Arena Lari Lewat Ajang Bhinneka Run 2026

Dia berharap kepengurusan baru dapat mengembalikan dominasi bulu tangkis Indonesia di panggung internasional. Harapan itu juga dibarengi keyakinan lahirnya lebih banyak peraih medali emas Olimpiade dari PB Jaya Raya pada masa mendatang.

Sementara itu, Rudy Hartono menilai regenerasi merupakan proses yang tidak bisa dihindari. Setelah hampir lima dekade memimpin klub yang didirikan pada 26 Juli 1976 oleh almarhum Ir. Ciputra, dia meyakini sudah saatnya estafet kepemimpinan diberikan kepada generasi berikutnya.

Rekam Jejak Gemilang PB Jaya Raya

PB Jaya Raya selama ini dikenal sebagai salah satu klub paling sukses dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Klub tersebut konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.

Baca Juga: Kejutan! Janice Tjen Bungkam Leylah Fernandez di Babak Pertama Wimbledon 2026

Dari delapan medali emas Olimpiade yang pernah diraih Indonesia, empat di antaranya berasal dari atlet binaan PB Jaya Raya. Prestasi itu diraih oleh Susy Susanti pada Olimpiade Barcelona 1992, Candra Wijaya/Tony Gunawan di Sydney 2000, Markis Kido/Hendra Setiawan di Beijing 2008, serta Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada Olimpiade Tokyo 2020.

Deretan prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan yang dijalankan klub selama bertahun-tahun. PB Jaya Raya juga telah melahirkan banyak legenda yang menjadi inspirasi bagi generasi muda pecinta bulu tangkis Indonesia.

Kini, publik menaruh harapan besar kepada kepemimpinan Susy Susanti untuk melanjutkan tradisi tersebut. Dengan pengalaman sebagai juara dunia dan peraih emas Olimpiade, Susy diharapkan mampu membawa PB Jaya Raya memasuki era baru sekaligus melahirkan generasi emas yang kembali mengangkat prestasi bulu tangkis Indonesia di panggung dunia.

Baca Juga: Novak Djokovic Berburu Gelar Grand Slam ke-25, Incar Juara Wimbledon di Usia 39 Tahun

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah