← Beranda
Kenneth Henson Sutianto Tampil Dominan dalam IJG Premier League 5
Narendra PrasetyaJumat, 26 Juni 2026 | 04.47 WIB
Pegolf Kenneth Henson Sutianto memukul dari tee box 13 Ciputra Golf Surabaya dalam IJG Premier League 5, pada 24-25 Juni. (Foto: Narendra Prasetya/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Pegolf Kenneth Henson Sutianto mempertahankan dominasi dalam rangkaian Tour de Java 2026 Indonesian Junior Golf (IJG) Premier League 5 di Ciputra Golf Surabaya, 24-25 Juni.

Setelah melalui tiga round, Kenneth sukses mencatatkan 201 pukulan, atau 15 di bawah par. Pegolf asal Bali tersebut mengungguli dua pegolf asal Surabaya. Yaitu William Justin Wijaya dan Jonathan Manuel Wijanto.

William finis di ranking kedua mencatatkan 208 pukulan atau delapan pukulan di bawah par. Dia hanya unggul satu stroke dari Jonathan yang berada di peringkat ketiga. 

Baca Juga: Final IBL 2026: Peran Wasit Asing Dinilai Masih Tuai Kontroversi

Bagi Kenneth, dia back to back memenangi Tour de Java 2026. Kenneth merebut juara pada IJG Premier League 4 di Semarang Royale Golf, Semarang, 18-19 Juni. Saat itu, dia mencatat 214 pukulan, atau dua pukulan di bawah par.

Uniknya, mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya tersebut selalu juara saat IJG Premier League dihitung poin WAGR (World Amateur Golf Ranking). Selain di Surabaya dan Semarang, dia juga juara dalam IJG Premier League 2, pada 10-11 April lalu.

Dalam ajang di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta, itu dia mampu mencatatkan 146 pukulan, atau dua pukulan di atas par. Dengan demikian, hasil Ciputra Golf kemarin masih jauh lebih bagus dari di Jakarta dan Semarang.

Baca Juga: Platform Pengembangan Atlet Muda Hadir di Indonesia, Bidik Usia 18-25 Tahun

Kenneth mengakui, pemahaman dengan course di Ciputra Golf Surabaya jadi kunci bisa mencatatkan skor under di atas dua digit tersebut. ’’Karena itu, aku pun tahu harus latihan apa. Error di lapangan pun bisa aku minimalisir,’’ kata pegolf yang membela Jakarta tersebut.

Selain itu, dia lebih tenang ketika menghadapi tekanan dari William dan Jonathan dalam tiga round. ’’Karena aku sudah kenal dengan orangnya, paham karakternya juga,’’ tambah Kenneth.

Koordinator IJG Jatim Ahmad Faisal menyebut IJG Premier League di Ciputra Golf Surabaya tidak ubahnya seperti perang bintang. Bukan hanya persaingan yang ditunjukkan trio Kenneth, William, dan Jonathan, turunnya dua pegolf junior top Jatim yang sudah lama absen di IJG juga menambah seru persaingan.

Yaitu Nathan Christoper Widjaya dan Jordan Indra Marcello. Nathan turun dalam kelas A+ Boys. Faisal menyebut, beberapa di antara mereka siap turun dalam IJG Premier League 6 di Golf Graha Famili, Surabaya, pekan depan (30 Juni-1 Juli).

’’Kami mengharap, Tour de Java 2026 yang bakal berakhir di Graha Famili nanti bisa lebih seru lagi,’’ tegas Faisal.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah