JawaPos.com — Veda Ega Pratama memastikan tiket langsung ke Q2 Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno setelah naik ke posisi ke-14 hasil sesi Practice.
Ada tiga fakta penting yang mengantar pembalap Honda Team Asia itu lolos ke Q2, yakni diskualifikasi Eddie O'Shea, catatan waktu kompetitif Veda Ega Pratama, dan dominasi Hakim Danish yang kembali memecahkan rekor lap.
Baca Juga: Jerman Harus Redam ”Kereta Ekspres” Pantai Gading, Amad-Pepe-Diomande Kilat dalam Menyerang
Bagaimana Veda Ega Pratama Bisa Lolos Langsung ke Q2?
Veda Ega Pratama awalnya berada di posisi ke-15 pada akhir sesi Practice Moto3 Ceko 2026. Posisi tersebut belum cukup untuk mengamankan tempat langsung di Q2.
Situasi berubah setelah FIM MotoGP Steward Panel menjatuhkan diskualifikasi kepada Eddie O'Shea dari GRYD Racing.
Keputusan itu membuat seluruh pembalap di belakang O'Shea naik satu posisi, termasuk Veda Ega Pratama yang terdongkrak ke peringkat ke-14.
Hasil tersebut sangat penting karena 14 pembalap teratas Practice berhak melaju langsung ke Q2.
Dengan demikian, Veda Ega Pratama tak perlu melalui sesi Q1 dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih posisi start terbaik pada balapan Minggu.
Mengapa Eddie O'Shea Didiskualifikasi?
Fakta kedua yang menentukan nasib Veda Ega Pratama adalah pelanggaran teknis yang dilakukan Eddie O'Shea.
Pembalap GRYD Racing tersebut dinyatakan melanggar regulasi teknis terkait bobot minimum motor dan pembalap.
Baca Juga: Pantai Gading Dibikin Cemas! Jelang Lawan Jerman, Elye Wahi Sempat Tertahan Masuk Kanada
Motor yang digunakan O'Shea tercatat memiliki bobot gabungan 149,80 kilogram. Angka itu berada di bawah batas minimum yang ditetapkan regulasi Moto3, yakni 152,0 kilogram.
Karena pelanggaran tersebut, seluruh hasil O'Shea pada sesi Practice dibatalkan. Dampaknya langsung terasa pada klasemen akhir sesi yang kemudian mengangkat Veda Ega Pratama ke zona aman Q2.
Seberapa Kompetitif Performa Veda Ega Pratama?
Fakta ketiga adalah performa Veda Ega Pratama sendiri yang memang cukup kompetitif sepanjang Practice. Pembalap Indonesia itu membukukan waktu terbaik 2 menit 05,911 detik atau hanya terpaut 1,157 detik dari pemuncak sesi.
Catatan tersebut menempatkannya di posisi ke-14 setelah revisi hasil akhir dilakukan. Veda Ega Pratama bahkan mampu mengungguli sejumlah pembalap yang harus berjuang melalui Q1 pada Sabtu.
Keberhasilan lolos langsung ke Q2 menjadi modal penting bagi pembalap Honda Team Asia untuk melanjutkan tren positifnya musim ini. Kesempatan memperjuangkan posisi start lebih depan kini terbuka lebar di Brno.
Hakim Danish Kembali Pecahkan Rekor Lap
Sementara itu, sorotan utama sesi Practice tetap menjadi milik rookie asal Malaysia, Hakim Danish. Pembalap AEON Credit - MT Helmets - MSI tampil dominan sejak FP1 hingga Practice.
Setelah mencetak rekor lap baru 2 menit 04,938 detik, Danish kembali mempertajam waktunya menjadi 2 menit 04,754 detik. Catatan tersebut membuatnya menjadi pembalap tercepat pada hari pertama Moto3 Ceko 2026.
David Almansa menempati posisi kedua dengan selisih 0,190 detik dari Danish. Pemimpin klasemen dunia Maximo Quiles berada di urutan ketiga, disusul Alvaro Carpe dan Joel Esteban yang melengkapi lima besar.
Top 10 juga dihuni Scott Ogden, Brian Uriarte, Jesus Rios, Rico Salmela, dan Valentin Perrone. Persaingan diprediksi semakin ketat saat sesi kualifikasi Moto3 Ceko digelar pada Sabtu (20/6/2026) pukul 17.45 WIB.