← Beranda
Tertinggal 0-3, Bintang Timur Surabaya Bikin Keajaiban! Gol Kiper Hancurkan Mimpi Cosmo JNE
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 15 Juni 2026 | 15.01 WIB
Bintang Timur Surabaya melakukan comeback sensasional 4-3 atas Cosmo JNE di Grand Finals Pro Futsal League 2025-2026 di GOR UNY Jogjakarta. (KFI)

 

JawaPos.com — Bintang Timur Surabaya memastikan gelar juara Grand Finals Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 setelah menumbangkan Cosmo JNE dengan skor dramatis 4-3 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (14/6./2026).

Sempat tertinggal tiga gol, tim asal Surabaya itu bangkit dalam 10 menit terakhir sebelum kiper Ahmad Habiebie mencetak gol kemenangan yang memicu euforia 6.886 penonton di tribun.

Bagaimana Cosmo JNE Mendominasi Sejak Awal Laga?

Cosmo JNE tampil lebih agresif sejak menit pertama dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan pada babak pertama.

Baca Juga: Vamos Mataram Siap Permalukan Bintang Timur Surabaya

Tim asuhan Motonori Baba beberapa kali menekan pertahanan Bintang Timur Surabaya melalui permainan cepat dan rotasi yang efektif.

Keunggulan Cosmo JNE akhirnya lahir pada menit ke-18 melalui gol Ruan Nakamatsu.

Gol tersebut membuat Cosmo JNE menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka memasuki paruh kedua pertandingan.

Memasuki babak kedua, dominasi Cosmo JNE semakin terlihat. Reza Gunawan menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-22 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.

Situasi semakin sulit bagi Bintang Timur Surabaya ketika sang kapten Cosmo JNE, Andri Kustiawan, mencetak gol ketiga pada menit ke-30.

Skor 3-0 membuat banyak pihak mengira trofi juara sudah berada dalam genggaman Cosmo JNE.

Apa yang Memicu Kebangkitan Bintang Timur Surabaya?

Dalam kondisi tertinggal tiga gol, Bintang Timur Surabaya menunjukkan mentalitas juara yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim.

Tim besutan Reka Cahya Punthoadi tidak kehilangan fokus dan terus mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.

Harapan mulai muncul pada menit ke-31 saat Ardiansyah berhasil membobol gawang Cosmo JNE. Gol tersebut menjadi titik balik yang mengubah momentum pertandingan secara drastis.

Baca Juga: PSSI Cetak Rekor MURI Lewat Kursus Pelatih Lisensi D dan Pelatih Futsal

Hanya satu menit berselang, Bintang Timur Surabaya kembali mendapatkan peluang emas melalui titik penalti.

Firman Adriansyah yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 3-2 pada menit ke-32.

Dua gol dalam rentang waktu singkat membuat tekanan berbalik mengarah ke kubu Cosmo JNE. Bintang Timur Surabaya semakin percaya diri, sementara lawan mulai kehilangan ritme permainan yang sebelumnya begitu dominan.

Atmosfer GOR UNY pun semakin panas. Ribuan penonton yang memenuhi arena memberikan energi tambahan bagi para pemain Bintang Timur Surabaya untuk terus mengejar ketertinggalan.

Mengapa Gol Samuel Eko Menjadi Titik Balik Penting?

Ketika waktu pertandingan memasuki menit-menit akhir, Bintang Timur Surabaya terus menekan pertahanan Cosmo JNE. Serangan demi serangan dilancarkan demi menjaga asa meraih gelar juara.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Samuel Eko muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang yang membuat skor berubah menjadi 3-3.

Gol itu tidak hanya menghidupkan peluang juara Bintang Timur Surabaya, tetapi juga memberikan pukulan mental bagi Cosmo JNE. Setelah unggul tiga gol, mereka kini harus memulai kembali pertarungan dari posisi yang sama.

Momentum sepenuhnya berpindah ke kubu Bintang Timur Surabaya. Para pemain tampil lebih berani dan terus menekan lawan yang terlihat mulai kesulitan mengatasi gelombang serangan di penghujung pertandingan.

Bagaimana Ahmad Habiebie Menjadi Pahlawan Tak Terduga?

Drama terbesar pertandingan terjadi pada menit ke-39. Saat banyak pemain mulai kelelahan dan laga tampak akan berlanjut dengan skor imbang, sosok tak terduga muncul sebagai penentu kemenangan.

Penjaga gawang Bintang Timur Surabaya, Ahmad Habiebie, maju membantu serangan pada fase krusial pertandingan. Keputusan berani tersebut menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah futsal Indonesia.

Habiebie sukses mencetak gol spektakuler yang membawa Bintang Timur Surabaya berbalik unggul 4-3. Gol dari seorang kiper di partai final menjadi puncak comeback luar biasa yang sebelumnya nyaris mustahil terjadi.

Sorak-sorai langsung menggema di seluruh penjuru GOR UNY. Ribuan suporter merayakan gol yang memastikan Bintang Timur Surabaya mengubah ketertinggalan 0-3 menjadi kemenangan sensasional 4-3.

Keberhasilan Habiebie mencetak gol kemenangan sekaligus menutup musim dengan cara yang sempurna. Heroisme sang kiper akan dikenang sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan Pro Futsal League.

Kemenangan ini juga menjadi bukti kekuatan mental Bintang Timur Surabaya.

Di tengah tekanan besar dan ketertinggalan tiga gol, mereka tetap percaya mampu membalikkan keadaan hingga akhirnya keluar sebagai pemenang di laga paling penting musim ini.

Hasil Grand Finals Pro Futsal League 2025/2026
Minggu, 14 Juni 2026

Bintang Timur Surabaya 4-3 Cosmo JNE

EDITOR: Edi Yulianto