← Beranda
Laga Tenis Sempat Dihentikan, Moise Kouame Ikut Larut dalam Euforia PSG
Rizka Perdana PutraSenin, 1 Juni 2026 | 16.53 WIB
Meski akhirnya kalah, petenis muda Moise Kouame mengaku keberhasilan PSG sedikit meredakan kekecewaannya. (Dok. Instagram/@moisekouame09)

JawaPos.com - Sorakan kemenangan suporter Paris Saint-Germain tidak hanya terdengar di Puskas Arena, Budapest, lokasi final Liga Champions berlangsung. Gemuruh juga mengguncang Parc des Princes, Paris, yang menjadi lokasi nonton bareng sekitar 48 ribu pendukung PSG.

Seperti tahun lalu, suara perayaan dari Parc des Princes menjalar hingga Stade Roland Garros, lokasi grand slam Prancis Terbuka yang berjarak hanya sekitar 800 meter. Namun, kali ini dengan “ledakan” yang lebih besar.

Baca Juga: PSG Back-to-Back Juara Liga Champions, Marquinhos: Gelar Kedua Lebih Sulit!

Laporan L'Equipe bahkan menyebut sorak suporter di Parc des Princes kemarin sebagai yang terkeras dalam sejarah stadion tersebut. Karena suara gemuruh dan kembang api, laga antara Felix Auger-Aliassime melawan Brandon Nakashima di Court Philippe-Chatrier sempat dihentikan sejenak. Sejumlah penonton tenis terlihat ikut merayakan kemenangan PSG.

Beberapa menit sebelumnya, saat Ousmane Dembele mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65, sorakan spontan juga terdengar di Court Suzanne-Lenglen. Ketika itu, sejumlah penonton pertandingan Moise Kouame dan Alejandro Tabilo diketahui juga mengikuti final Liga Champions lewat streaming ponsel.

Meski akhirnya kalah, Kouame mengaku keberhasilan PSG sedikit meredakan kekecewaannya. “Sejujurnya, kemenangan PSG mengurangi rasa kekecewaan saya sekitar 50 persen,” ujar petenis muda Prancis itu dikutip dari Punto de Break.

Baca Juga: Gelandang PSG Warren Zaire-Emery Catat Sejarah, Rekor Termuda Peraih Dua Trofi Eropa!

EDITOR: Hendra