JawaPos.com - Babak semifinal Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 telah rampung digelar di lapangan basket Universitas Pelita Harapan, Sabtu (30/5). Hasilnya, tim bola basket putra dan putri Universitas Pelita Harapan serta Universitas Bina Nusantara sama-sama memastikan tempat di partai final.
Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 berlangsung pada 24-31 Mei 2026, diikuti 16 tim putra dan delapan tim putri dari berbagai perguruan tinggi. Selain kampus-kampus dari Jakarta dan sekitarnya, kompetisi ini juga diikuti peserta dari Banten hingga Riau.
Pada semifinal sektor putri, UPH berhasil mengalahkan Institut Perbanas dengan skor 51-37. Meski sempat tertinggal 6-13 pada kuarter pertama, tim tuan rumah mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga mengamankan tiket final.
Baca Juga: Guncang Dunia! FA7 Indonesia Ukir Sejarah di Honduras 2026, Kini Siap Tumbangkan Brasil
Pemain UPH,Jennifer Chioma Igbojike, yang menyumbang 15 poin dalam pertandingan tersebut, mengaku timnya tampil dengan kepercayaan diri tinggi meski menghadapi tekanan sebagai tuan rumah.
"Kami punya rasa percaya diri bahwa kami bisa menang. Ada tekanan sebagai tuan rumah, tetapi itu justru menjadi motivasi. Pelatih juga melihat tekanan itu sebagai sesuatu yang positif," ujar Jennifer.
Menjelang partai puncak, pelatih tim putri UPH Fajar Kusumasari mengatakan, fokus utama tim adalah pemulihan kondisi fisik pemain.
"Persiapan kami sudah cukup untuk menghadapi siapa pun di final. Fokus kami sekarang recovery dan bermain sebaik mungkin. Semua tim di Regional Jakarta kuat dan memiliki peluang saling mengalahkan. Tidak mudah, tetapi kami optimistis bisa memberikan yang terbaik dan mengejar gelar juara," kata Fajar.
Sementara itu, tim putri Binus melengkapi final ideal setelah menundukkan Universitas Budi Luhur dengan skor 55-41.
Di sektor putra, Binus memastikan langkah ke final setelah mengalahkan Institut Perbanas dengan skor 68-56. Pertandingan sempat berlangsung ketat pada kuarter pertama dengan skor imbang 11-11 sebelum Binus mulai menjauh berkat permainan bertahan yang disiplin.
Pelatih tim putra Binus Jap Ricky Lesmana menilai, kunci kemenangan timnya terletak pada pertahanan yang solid dan permainan agresif.
"Kemenangan ini karena disiplin dalam bertahan dan tetap agresif saat menyerang. Perlahan kami menemukan ritme permainan hingga akhirnya bisa unggul. Untuk final nanti, baik menghadapi UPH maupun Trisakti, dua aspek itu harus tetap kami jaga," ujar Jap.
Pada semifinal lainnya, tim putra UPH sukses mengatasi perlawanan Universitas Trisakti dengan skor 74-55. Dengan hasil tersebut, final sektor putra maupun putri akan mempertemukan UPH dan Binus pada Minggu (31/5). Pertandingan tersebut akan menjadi ajang perebutan supremasi basket kampus Regional Jakarta.
Baca Juga: Honda Team Asia Bongkar Kondisi Veda Ega Pratama, Sinyal Kejutan Besar di Moto3 Italia 2026?
Di sisi lain, Head of Competition & Talent Development Campus League Dave Leopold memastikan, Regional Jakarta akan mengirim tiga wakil tim putra ke ajang nasional. Menurut dia, keputusan tersebut diambil setelah Regional Samarinda hanya menghasilkan satu wakil putra karena jumlah peserta yang terbatas.
"Format awalnya dua tim terbaik dari setiap regional lolos ke tingkat nasional. Namun, di Samarinda hanya ada empat tim putra sehingga dianggap kurang kompetitif jika langsung meloloskan dua tim. Karena itu, Jakarta sebagai tuan rumah mendapat tiga wakil, dengan satu tiket tambahan ditentukan melalui pertandingan perebutan peringkat ketiga," kata Dave.
Campus League 2026 Basketball Season 1 digelar di lima kota, yakni Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta. Setelah seluruh regional selesai, kompetisi akan berlanjut ke The Nationals yang mempertemukan tim-tim terbaik dari masing-masing wilayah pada 7-13 Juni 2026.
Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama P20, Hakim Danish Bikin Kejutan di Trek Basah Mugello