← Beranda
Sadar Batasan! Veda Ega Pratama Angkat Bicara Usai Rebut P9 di Practice Moto3 Italia 2026
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 30 Mei 2026 | 18.36 WIB
Veda Ega Pratama saat menjalani sesi practice Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello dan berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2. (Honda Team Asia)

 

JawaPos.com — Veda Ega Pratama berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2 Moto3 Italia 2026 setelah finis di posisi kesembilan sesi practice di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026). Pembalap Honda Team Asia itu mengaku hasil tersebut diraih setelah mampu memahami batas kemampuan dirinya dan motor di tengah kondisi lintasan yang berubah sepanjang hari.

Penampilan Veda Ega Pratama memang mengalami peningkatan signifikan dibanding sesi pertama.

Pada free practice 1 (FP1), pembalap berusia 17 tahun itu hanya mampu menempati posisi ke-20 akibat kondisi lintasan yang basah dan licin.

Baca Juga: Lolos Dramatis ke Q2, Veda Ega Siap Tancap Gas di Kualifikasi Moto3 Italia 2026

Bagaimana Veda Ega Pratama Mengatasi Tantangan Lintasan Basah di Mugello?

Veda Ega Pratama mengakui kondisi trek Mugello yang diguyur hujan menjadi tantangan besar pada sesi pagi. Situasi itu terasa semakin sulit karena dirinya baru pertama kali membalap di Mugello dalam kondisi basah.

Pembalap asal Gunungkidul tersebut memilih pendekatan hati-hati untuk memahami karakter lintasan.

Baca Juga: FP1 Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Masih Kesulitan, Fernandez Kuasai Mugello

Alih-alih memaksakan kecepatan, Veda fokus meningkatkan performa secara bertahap sambil mencari batas kemampuan yang aman.

"Secara keseluruhan, hari ini berjalan positif. Kondisi pagi ini sangat sulit karena ini pertama kalinya saya balapan dalam kondisi basah di Mugello dan treknya sangat licin," ucap Veda.

Strategi itu terbukti efektif ketika kondisi lintasan mulai membaik. Pengalaman yang didapat pada sesi pagi menjadi bekal penting untuk tampil lebih kompetitif saat trek mengering pada sore hari.

"Jadi saya mencoba untuk meningkatkan kemampuan selangkah demi selangkah dan memahami batas-batasnya," kata Veda Ega Pratama dalam rilis resmi Honda Team Asia.

Mengapa Posisi 9 Menjadi Modal Penting Menuju Kualifikasi?

Perubahan kondisi lintasan memberikan keuntungan bagi Veda untuk menunjukkan potensi sebenarnya.

Saat practice berlangsung di trek yang lebih kering, dia mampu memaksimalkan performa motor dan mencatat waktu yang terus membaik.

Baca Juga: Aksi Rocket Boy di Mugello! Veda Ega Pratama Finis P9 dan Lolos Langsung ke Q2, Hakim Danish Tercecer di P21

Veda bahkan berhasil mempertajam catatan waktunya lap demi lap hingga akhirnya menembus sembilan besar. Hasil itu memastikan dirinya lolos langsung ke sesi kualifikasi kedua atau Q2 tanpa harus melalui Q1.

"Dalam sesi latihan, saya mampu meningkatkan catatan waktu lap demi lap dan akhirnya mengamankan akses langsung ke Q2 dengan serangan waktu terakhir saya," ujarnya.

Keberhasilan mengamankan tiket langsung ke Q2 menjadi pencapaian penting bagi Veda. Posisi start yang lebih baik akan membuka peluang lebih besar untuk bersaing di kelompok depan saat balapan berlangsung.

Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama P9 dan Lolos Q2 di Sirkuit Mugello

"Saya senang dengan itu karena itu penting untuk besok. Kami masih perlu menyesuaikan beberapa hal pada motor dan meningkatkan konsistensi untuk kecepatan balapan," lanjutnya.

Seberapa Penting Posisi Start bagi Peluang Veda di Moto3 Italia 2026?

Kualifikasi menjadi salah satu faktor krusial dalam persaingan Moto3 yang terkenal sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap yang tipis membuat posisi start sering kali menentukan peluang meraih hasil maksimal.

Bagi Veda Ega Pratama, kesempatan tampil di Q2 memberikan peluang besar untuk mendapatkan grid yang lebih kompetitif pada balapan Minggu (31/5/2026).

Jika mampu menembus barisan depan, peluangnya untuk bertarung memperebutkan poin akan semakin terbuka.

Faktor posisi start juga menjadi perhatian utama setelah tiga seri Eropa sebelumnya berjalan kurang ideal.

Dalam beberapa balapan terakhir, Veda kerap memulai lomba dari posisi belakang sehingga harus bekerja ekstra keras mengejar rival-rivalnya.

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Sempat Bikin Kejutan, Hakim Danish Crash di Mugello

Kondisi tersebut membuatnya sulit menampilkan potensi terbaik meski memiliki kecepatan yang cukup menjanjikan. Karena itu, hasil practice di Mugello menjadi sinyal positif menjelang sesi kualifikasi yang akan digelar Sabtu (30/5/2026).

Bisakah Veda Ega Pratama Menciptakan Kejutan di Mugello?

Performa yang ditunjukkan sepanjang practice memberikan optimisme tersendiri bagi Honda Team Asia.

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Sempat Bikin Kejutan, Hakim Danish Crash di Mugello

Kemampuan beradaptasi dari posisi ke-20 di FP1 hingga finis kesembilan pada practice menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam waktu singkat.

Meski demikian, Veda masih melihat beberapa aspek yang perlu dibenahi sebelum balapan. Setelan motor dan konsistensi kecepatan menjadi fokus utama agar mampu bersaing sepanjang race distance.

Dengan modal lolos langsung ke Q2, peluang pembalap Indonesia itu untuk meraih posisi start terbaik musim ini tetap terbuka.

Jika mampu melanjutkan tren positif pada kualifikasi, Veda berkesempatan menciptakan hasil spesial di salah satu sirkuit paling ikonik dalam kalender Moto3.

Kepercayaan diri yang meningkat, pemahaman terhadap karakter Mugello, serta pengalaman menghadapi lintasan basah menjadi bekal berharga.

Kini, tantangan berikutnya adalah mengubah kecepatan satu lap menjadi performa kompetitif saat balapan berlangsung.

EDITOR: Edi Yulianto