← Beranda
KONI Siapkan Format Baru PON, Pembinaan Atlet Muda Makin Diperkuat
jpgSabtu, 23 Mei 2026 | 05.31 WIB
Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang digelar di Hotel Pullman Central Park, Jakarta. (Dok. KONI)

JawaPos.com - Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, menegaskan bahwa PON merupakan program strategis nasional yang sangat vital guna mewujudkan sasaran Asta Cita di bidang olahraga. 

Penegasan mengenai arah kebijakan olahraga prestasi tersebut disampaikan langsung dalam pembukaan Rakernas KONI 2026 dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang digelar di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, (21/5).

Marciano mengingatkan bahwa ajang PON merupakan puncak dari seluruh piramida pembinaan olahraga prestasi yang menjadi tanggung jawab kolektif bangsa Indonesia. Agenda besar ini melibatkan peran aktif dari seluruh elemen di bawah naungan KONI Pusat, mulai dari 38 KONI provinsi, 514 KONI kabupaten/kota, hingga 81 induk organisasi cabang olahraga beserta jutaan anggotanya di daerah. 

Di hadapan para peserta Rakernas KONI 2026, Marciano membeberkan sejumlah terobosan baru yang dirancang untuk melengkapi pesta olahraga utama empat tahunan yang sudah eksis sejak 1948. 

Guna mempercepat akselerasi olahraga prestasi, KONI Pusat memperkenalkan beberapa varian kompetisi baru berskala nasional. Beberapa di antaranya meliputi PON Bela Diri, PON Pantai, PON Indoor, hingga PON Remaja yang semuanya didesain sebagai wadah pembibitan atlet muda potensial secara berkelanjutan.

Langkah tersebut terbukti membuahkan hasil manis di mana dalam satu tahun terakhir berbagai program pembinaan berjalan sangat efektif. Atlet-atlet tanah air sukses menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional, termasuk mengunci posisi runner-up pada ajang bergengsi SEA Games Thailand 2025 lalu. 

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa pembinaan olahraga prestasi yang berjenjang mulai dari level klub terkecil hingga ke tingkat nasional berjalan pada jalur yang benar menuju PON XXII 2028.

Menatap kalender kompetisi ke depan, KONI Pusat sudah mengantongi sejumlah agenda strategis nasional yang sangat padat. Beberapa event terdekat yang siap dihentak antara lain adalah PON Pantai 2026 yang akan berkolaborasi penuh dengan Pemprov DKI Jakarta, serta penyelenggaraan PON Bela Diri 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara. 

Namun dari sekian banyak agenda, salah satu fokus utama yang paling menyita perhatian adalah melanjutkan percepatan persiapan infrastruktur PON XXII 2028. Ajang akbar ini nantinya akan mencetak sejarah baru karena digelar secara kolaboratif di dua provinsi sekaligus, yaitu NTB dan NTT, dengan dukungan beberapa venue satelit di Jakarta. 

”Dalam momentum ini, kita menyelaraskan kembali jadwal kegiatan kompetisi yang diadakan KONI Pusat, provinsi, maupun cabor agar tidak saling berbenturan dan fokus mendukung perkembangan olahraga prestasi para atlet menuju PON XXII 2028,” terang Marciano.

Selain membahas kematangan PON XXII 2028, forum tertinggi ini juga mengemban misi penting melalui Musornaslub untuk menentukan siapa yang akan menjadi tuan rumah PON XXIII/2032 mendatang. 

Berdasarkan regulasi resmi, penentuan wilayah penyelenggara wajib ketuk palu minimal 6 tahun sebelum acara dimulai. Hingga saat ini, laporan dari meja pimpinan menyatakan bahwa kandidat tunggal yang mengajukan diri secara resmi adalah hasil kolaborasi strategis antara Banten dan Lampung.

Wakil Menpora Taufik Hidayat yang hadir langsung mewakili Menpora RI menekankan komitmen penuh pemerintah pusat untuk menyukseskan iklim kompetisi domestik, termasuk dalam mengawal persiapan PON XXII 2028 di NTB dan NTT.

Taufik Hidayat menegaskan kembali betapa vitalnya membangun sinergitas yang sehat antara pemerintah dengan jajaran pengurus olahraga di daerah. Pemerintah memastikan menempatkan KONI beserta seluruh anggotanya sebagai mitra kerja strategis yang sejajar. 

Kolaborasi harmonis ini dinilai sebagai harga mati demi menjawab tantangan global dunia olahraga yang semakin berat, sekaligus menjamin kesuksesan jangka panjang olahraga prestasi Indonesia di masa depan. (puj/r8)

EDITOR: Hendra