← Beranda
Half Marathon Kian Digandrungi, Jadi Cara Seru Jaga Kesehatan Jantung dan Mental
Nanda PrayogaJumat, 22 Mei 2026 | 05.05 WIB
Ilustrasi half marathon. (Pinterest)

 

JawaPos.com - Half marathon menjadi salah satu olahraga yang semakin diminati masyarakat karena dinilai efektif menjaga kebugaran tubuh sekaligus melatih daya tahan fisik. Lari jarak menengah sejauh 21 kilometer ini mampu membantu meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot, hingga menjaga kestabilan metabolisme tubuh apabila dilakukan secara rutin dan terukur.

Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, half marathon juga dikenal memberi manfaat bagi kesehatan mental. Aktivitas lari dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, hingga memperbaiki suasana hati karena tubuh memproduksi hormon endorfin selama berolahraga. Karena itu, tren mengikuti event lari kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat urban.

Melihat antusiasme tersebut, Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) akan menjalankan rangkaian UI Half Marathon 2026. Ajang lari tahunan ini hadir membawa konsep sport tourism yang memadukan olahraga, nilai sejarah, teknologi digital, dan dampak sosial bagi masyarakat.

Baca Juga: Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Langsung Tumbang di Babak Awal Malaysia Masters 2026

Mengusung tema Beyond the Finish Line: Melangkah Melampaui Batas, UI Half Marathon 2026 (UIHM 2026) menargetkan partisipasi lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Event ini juga sekaligus membuka masa registrasi melalui peluncuran situs resmi serta penjualan tiket early bird dengan kuota terbatas.

Sekretaris Jenderal ILUNI UI Masyita Crystallin mengatakan, UIHM telah berkembang menjadi salah satu event lari yang paling ditunggu. Bukan hanya oleh alumni UI tetapi juga komunitas lari dan masyarakat umum.

Menurut dia, UIHM tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana kampanye hidup sehat yang memiliki dampak sosial nyata. Tahun ini, penyelenggara kembali menegaskan komitmen terhadap prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), di mana aktivitas para pelari akan dikonversi menjadi kontribusi sosial untuk pendidikan dan masyarakat.

Baca Juga: Knicks Bangkit dari Selisih 22 Poin Kontra Cavaliers, Jadi Salah Satu Comeback Terbesar Playoff NBA 

”Kami berharap UIHM tidak hanya menjadi kompetisi olahraga saja tapi juga sebuah momentum kolektif untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat,” tutur Masyita.

Sementara itu, Ketua Pelaksana UIHM 2026 Hersal Hermana Putra menilai tema Beyond the Finish Line merepresentasikan makna yang lebih luas dibanding sekadar mengejar garis finis atau medali.

Dia menjelaskan, peluncuran UIHM 2026 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional menjadi simbol semangat perjuangan dan ketangguhan yang diwariskan sejarah bangsa Indonesia.

”UIHM 2026 diluncurkan bertepatan dengan momen Hari Kebangkitan Nasional sebagai manifestasi modern dari napak tilas perjuangan dan ketangguhan mental yang diwariskan oleh sejarah besar bangsa kita, mulai dari semangat kebangkitan pemuda di selasar STOVIA pada 1908, ikrar persatuan Sumpah Pemuda 1928, hingga Kemerdekaan 1945," papar Hersal Hermana Putra.

Pada penyelenggaraan tahun ini, UIHM menargetkan lebih dari 7.000 peserta aktif. Jumlah tersebut diproyeksikan melibatkan jaringan alumni UI yang tersebar di berbagai negara, komunitas lari di Jabodetabek, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap olahraga lari dan gaya hidup sehat.

Selain itu, penyelenggara juga menyiapkan lintasan hijau berstandar internasional yang telah mengantongi sertifikasi Association of International Marathons and Distance Races (AIMS), sehingga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berlari yang aman, nyaman, sekaligus kompetitif bagi seluruh peserta.

Baca Juga: Mengejutkan! Veda Ega Pratama Belum Pernah Menang Sekalipun, Tapi Sudah Salip 2 Juara Moto3 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah