JawaPos.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan "Jojo" Christie mengaku, memburu poin peringkat BWF dan World Tour Finals menjadi pertimbangannya untuk turun di Malaysia Masters 2026, dikutip dari ANTARA.
Jojo pun menegaskan ingin tampil maksimal dalam turnamen BWF Super 500 ini demi bisa mendulang poin demi poin yang krusial.
"Turun di Malaysia Masters memang pertimbangannya adalah poin, baik itu poin ranking dan poin World Tour Finals. Jadi saya rasa tidak masalah untuk turun di sini (Malaysia Masters-red) walau ada Singapura dan Indonesia Open setelahnya," ujar Jojo dikutip dari keterangan resmi PBSI, Rabu.
Baca Juga: Ditinggal Gregoria Mariska Tunjung, Putri KW Siap Jadi Tulang Punggung Pelatnas PBSI
Pebulu tangkis berusia 28 tahun ini tidak ingin memasang target pada gelaran turnamen yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tersebut.
"Kita lihat saja ke depan," tutur Jojo, yang menjadi unggulan keempat pada turnamen Malaysia Masters 2026.
Jojo memastikan langkahnya ke babak kedua setelah menyingkirkan tunggal Denmark Magnus Johannesen dua gim langsung 21-9 dan 21-15 pada pertandingan babak pertama yang berlangsung Rabu.
Baca Juga: Mundur dari Pelatnas PBSI karena Vertigo, Simak Profil Gregoria Mariska Tunjung!
Juara All England 2024 ini mengatakan bahwa pertandingan menghadapi Johannesen berjalan lancar sesuai dengan strategi yang telah disiapkannya.
"Memang pada akhir gim kedua temponya turun, tetapi overall cukup oke. Tidak ada yang terlalu diubah dari pertemuan tahun di Hylo Open. Saya mencoba mengingat-ingat saja apa yang dilakukan saat itu," kata Jojo.
Pada babak kedua, Kamis (21/5), Jojo akan bersua tunggal Taiwan Wang Po-Wei.