← Beranda
NBA Playoff: Wembanyama Ganggu Pesta MVP Gilgeous-Alexander, Bantu Spurs Taklukkan Thunder
Rizka Perdana PutraKamis, 21 Mei 2026 | 00.16 WIB
Bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama. (Dok. NBA)

JawaPos.com - Victor Wembanyama memang kalah dari Shai Gilgeous-Alexander dalam perebutan gelar Most Valuable Player (MVP) NBA 2025-2026. Dia ‘hanya’ berada di peringkat ketiga voting, terpaut hingga 78 suara peringkat pertama dari Shai.

Namun, Wembanyama punya ‘hadiah hiburan’ lain. Malam saat Shai merayakan penghargaan di depan pendukung sendiri di Paycom Center, atlet 22 tahun itu justru membawa San Antonio Spurs menang dramatis 122-115 atas Oklahoma City Thunder, Selasa (19/5) pagi WIB. 

Hasil tersebut mempertajam rekor superior Spurs atas Thunder menjadi 5-1 musim ini. Sekaligus membuat Spurs untuk sementara unggul agregat 1-0 dalam babak final NBA Wilayah Barat.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah, bahwa kami siap menghadapi situasi, tempat, dan siapa pun,” kata Wembanyama dikutip dari ESPN. “Meskipun masih banyak yang harus kami pelajari, tapi kami berusaha lebih dari yang lain. Malam ini, kami tak kenal lelah.”

Wemby -sapaan akrab Wembanyama- mencetak 41 poin, 24 rebound, 3 assist, dan 3 blok.

Dia mencatatkan diri sebagai pemain termuda NBA yang membukukan setidaknya 40 poin dan 20 rebound di sebuah laga playoff. Atlet asal Prancis itu juga menjadi pemain pertama sejak Wilt Chamberlain pada 1960 yang meraih catatan tersebut saat menjalani debut final wilayah,

Di sisi lain, Gilgeous-Alexander mampu menyelesaikan laga dengan 24 poin dan 12 assist. Tapi, dia sebenarnya kesulitan menembus pertahanan rapat Spurs. MVP NBA selama dua musim terakhir itu hanya memasukkan 7 dari 23 tembakan dan mencatat empat turnover.

“Saya harus lebih baik, terutama melawan tim seperti ini,” kata Gilgeous-Alexander dikutip dari ESPN.

“Saya tidak bermain di level terbaik malam ini.”

Baca Juga: Wolves Tak Punya Solusi Hentikan Victor Wembanyama, Merajalela Pada Game Keempat Semifinal NBA Wilayah Barat

Alex Caruso Catat Poin Tertinggi

Sementara itu, beberapa pemain Thunder seperti Alex Caruso mampu tampil apik. Dia mencatatkan 31 poin, tertinggi baginya di babak playoff. Akan tetapi, performa kurang maksimal dari Shai dinilai jadi salah satu penyebab kekalahan.  

“Saya tahu kemampuan rekan-rekan setim saya, kemampuan kami sebagai tim ketika kami bermain maksimal,” kata Gilgeous-Alexander.  

Selanjutnya, kedua tim akan kembali bertemu pada Kamis (21/5) esok. Game kedua final NBA Wilayah Barat itu masih akan diselenggarakan di Oklahoma City.

“Kami pernah berada di babak ini, kami juga pernah stagnan seperti ini. Jadi kami harus menyelesaikan beberapa masalah dan bermain lebih baik di game kedua,” kata pelatih Thunder Mark Daigneault. (ka/bas)

 

EDITOR: Hendra