← Beranda
Seejontor FC Rayakan 4 Tahun Kebersamaan, Jurnalis Gelar Charity dan Pertandingan di GBK
Taufiq ArdyansyahSabtu, 7 Maret 2026 | 01.38 WIB
Kegiatan bertema Ramadan Fair Play Peduli dan Berbagi rayakan HUT ke-4 Seejontor FC. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Komunitas sepak bola jurnalis Seejontor FC merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-4 dengan menggelar pertandingan persahabatan serta silaturahmi di Lapangan Sepak Bola C Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Kegiatan bertema Ramadan Fair Play, Peduli dan Berbagi itu menjadi momen mempererat kebersamaan para jurnalis dari berbagai media yang dipersatukan kecintaan terhadap sepak bola.

Perayaan HUT ke-4 Seejontor FC tidak hanya diisi dengan pertandingan sepak bola. Juga kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan pembagian 170 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan itu diberikan Anggota DPR RI Komisi XI Wahyu Sanjaya. Selain itu, komunitas ini juga menerima wakaf Al-Qur’an dari salah satu stasiun televisi nasional, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang dilakukan para jurnalis tersebut.

Baca Juga: KORMI Bogor Sesalkan Balap Lari Dijadikan Ajang Taruhan

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang kegiatan. Mulai dari pertandingan persahabatan di lapangan hingga sesi ramah tamah yang diisi dengan diskusi ringan seputar dunia jurnalistik dan rencana kegiatan komunitas ke depan.

Ketua Umum Seejontor FC Harry Prasetya mengatakan, perjalanan empat tahun komunitas tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas jurnalis tidak hanya terbangun di ruang redaksi, tetapi juga di lapangan hijau.

”Empat tahun bukan waktu yang singkat. Seejontor FC lahir dari semangat kebersamaan para jurnalis yang ingin tetap sehat, solid, dan menjaga silaturahmi lewat sepak bola,” ujar Harry.

Baca Juga: Indonesia Menghuni Grup A di Piala AFF U-17 2026 Bersama Vietnam

Menurut dia, kehadiran komunitas ini menjadi wadah positif bagi para jurnalis untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan aktivitas olahraga.

”Sepak bola menjadi media yang menyatukan kami. Di lapangan tidak ada sekat antar media, yang ada hanya kebersamaan dan sportivitas,” kata Harry Prasetya.

Harry berharap ke depan Seejontor FC dapat terus berkembang dengan memperluas jaringan, menggelar pertandingan persahabatan dengan berbagai komunitas, serta menjaga tradisi kebersamaan di kalangan jurnalis.

Baca Juga: Misi Pemanah Indonesia, Ahmad Khoirul Baasith Ingin Terus Berprestasi dan Cerdas Berbudi Luhur

Selain itu, ia juga berharap kegiatan sosial seperti charity dan coaching clinic sepak bola usia dini dapat terus dilanjutkan sebagai kontribusi nyata komunitas terhadap perkembangan olahraga di Indonesia.

Dia menyebut Seejontor FC telah beberapa kali menggelar coaching clinic di berbagai daerah, termasuk di Jogjakarta dan Boyolali.

”Seejontor FC ingin terus mendukung perkembangan sepak bola sejak dini, semoga bisa terus mendukung sekolah sepak bola (SSB) di berbagai daerah,” ucap Harry.

Baca Juga: 40 Negara Siap Ikut Indonesia International Jetsport World Series 2026

Masa jabatan Harry sebagai Ketua SeeJontor FC sudah selesai. Kini, tongkat estafet akan diteruskan Randra.

Randra menegaskan komitmen untuk membawa energi baru bagi komunitas sepak bola jurnalis tersebut. Seejontor FC sudah memiliki fondasi kebersamaan yang kuat.

”Ke depan kami ingin menghadirkan warna baru dengan memperbanyak kegiatan olahraga, sosial, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas agar Seejontor FC semakin berkembang dan memberi dampak positif,” ujar Randra.

Baca Juga: Janice Tjen Berpotensi Bentrok dengan Sabalenka di Indian Wells

Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Hadi Sulistia turut menghadiri peringatan HUT ke-4 Seejontor FC. Menurut dia, media memiliki peran penting sebagai jendela komunikasi GBK kepada publik.

”Dalam rangka mewujudkan visi kami, tagline yang diusung sederhana yaitu GBK untuk semua. Ini adalah ruang olahraga sekaligus paru-paru utama Jakarta yang harus ramah bagi semua kalangan, dari anak kecil hingga lansia, dari pedagang kecil hingga tokoh dan pemimpin dunia,” jelas Hadi.

Dia mengungkapkan PPKGBK bersama Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia tengah mempersiapkan penataan kawasan Blok 15 atau eks Hotel Sultan sebagai bagian dari upaya memperkuat visi pengembangan kawasan GBK.

Baca Juga: Fajar/Fikri Tantang Raymond/Joaquin di Babak Kedua All England,

Aset seluas lebih dari 13 hektare tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi publik serta menjadikan kawasan GBK seluas 279 hektare semakin terintegrasi sebagai salah satu venue olahraga terbesar di dunia.

”Di bulan yang mulia ini kami mohon dukungan dan kawalan semua pihak agar proses penataan aset ini berjalan kondusif, transparan, dan benar-benar untuk kepentingan publik,” kata Hadi.

Dia menegaskan, proses transisi pengelolaan eks Hotel Sultan akan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh karyawan, vendor, dan pelanggan. Serta sebagaimana yang sebelumnya dilakukan saat transformasi Hotel Atlet Century menjadi Artotel Gelora Senayan serta perubahan JCC menjadi JICC.

Baca Juga: PB Orado Perkuat Pembinaan dan Tata Kelola Domino di Jawa Timur

”Kami terus berupaya menambah fasilitas publik. Ke depan, kawasan ini diharapkan semakin berkembang menjadi ruang bersama untuk olahraga maupun kegiatan nonolahraga, mulai dari UMKM, pedagang kaki lima hingga berbagai kegiatan internasional,” ujar Hadi.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah