JawaPos.com - Musim ini memang berbeda ketimbang musim-musim Golden State Warriors sebelumnya. Pada beberapa musim lalu, Warriors sangat mengandalkan Stephen Curry sebagai pemasok poin utama.
Tak hanya itu filosofi Warriors memang jelas dan sangat sering melakukan tembakan-tembakan tiga angka. Namun, seiring dengan kedatangan Kevin Durant, dia menjadi pemasok poin utama.
Curry pun lebih sering memainkan peran sebagai playmaker dan membuat Durant mudah mencetak poin. Namun, permainan Curry mulai kembali agresif setelah Warriors mendapatkan beberapa hasil tak memuaskan.
Positifnya, ketajaman Curry tak mengganggu persentase poin Durant. Pelatih Steve Kerr pun mengungkapkan bahwa Warriors bisa maksimal jika Curry bermain seperti itu.
"Curry sadar dia tetap bisa agresif dan membuat 25 tembakan tanpa mengurangi efek Durant. Awalnya saya mengira dia harus memasok bola ke Durant tapi ternyata Durant tak butuh asupan bola. Kami bisa memainkan permainan terbaik ketika keduanya maksimal seperti ini," jelasnya kepada CBS.
"Durant tak perlu persentase tembakan yang banyak untuk membuat poin signifikan. Ada beberapa laga dimana dia hanya membuat 12 tembakan tapi mencapai 25 poin," pungkas dia. (rap/JPG)