← Beranda
Giuseppe Bergomi Berharap Inter Milan Berani Menyerang Saat Lawan Real Madrid di Liga Champions
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 8 September 2026 | 23.05 WIB
ig @inter

JawaPos.com - Menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu bukan pekerjaan mudah. Namun, legenda Inter Milan Giuseppe Bergomi justru meminta mantan klubnya tidak datang dengan mentalitas bertahan total.

Melansir Diario AS, menurut Bergomi, Inter harus berani mengambil risiko dan mencoba menguasai pertandingan jika ingin membawa pulang hasil positif dari markas Los Blancos.

Bergomi tentu memahami betul seperti apa atmosfer Bernabeu. Sepanjang kariernya sebagai pemain, ia menghadapi Real Madrid sebanyak 10 kali.

Bahkan, pertemuan pertamanya dengan raksasa Spanyol tersebut terjadi ketika usianya baru 17 tahun. Saat itu, ia menjalani debut di kompetisi Eropa dan merasakan langsung tekanan bermain di salah satu stadion paling ikonik di dunia.

Bernabeu Punya Aura yang Berbeda

Bergomi masih mengingat jelas pengalaman pertamanya bermain di Bernabeu pada 1981.

“Momen itu tak terlupakan. Itu adalah pertandingan Piala Eropa tahun 1981; kami kalah 2-0 dengan gol dari Juanito dan Santillana, dan saya masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua saat masih remaja.

“Saya benar-benar takjub bisa bermain untuk pertama kalinya di stadion yang begitu megah dan kaya akan sejarah seperti Bernabeu,” katanya kepada AS.

Puluhan tahun telah berlalu, tetapi kekaguman Bergomi terhadap kandang Real Madrid tidak berubah.

“Tentu saja. Bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai penonton.”

"Terlepas dari auranya dan status legendarisnya, ini adalah stadion terindah dan paling mengesankan di dunia, tanpa diragukan lagi."

“Apa yang telah mereka bangun sungguh luar biasa, dan menginjakkan kaki di tempat legendaris seperti itu adalah sensasi yang unik.”

“ Untungnya, Selasa ini aku bisa mengalaminya lagi.”

Menurut Bergomi, aura Bernabeu bahkan menjadi salah satu faktor yang membuat Real Madrid begitu sulit ditaklukkan di kompetisi Eropa.

“Ini adalah kandang mereka, dan mereka merasa seperti di rumah sendiri di sana. Mereka merasa lebih nyaman daripada tim lain mana pun di kompetisi ini; mereka tidak pernah menyerah, dan tidak ada tim lain di dunia yang memiliki sifat itu.”

“Mereka telah membangun warisan yang tak tertandingi berdasarkan pertandingan-pertandingan legendaris dan kebangkitan yang tak terlupakan.”

Inter Harus Berani Melawan Real Madrid

Dengan kondisi tersebut, Bergomi tidak ingin Inter hanya berkonsentrasi menjaga pertahanan. Ia menyadari bahwa bermain terbuka di Bernabeu memiliki risiko besar, tetapi menurutnya Nerazzurri tetap harus menunjukkan keberanian.

“Saya harap Inter menunjukkan keberanian. Jika kita hanya bermain bertahan, kita tidak akan punya peluang.”

Bergomi tidak meminta Inter mendominasi Real Madrid sepanjang pertandingan. Namun, ia ingin tim asuhan Cristian Chivu mampu memberikan perlawanan dan mencoba mengambil kendali di area penting.

“Saat Anda pergi ke Bernabeu, berpikir Anda bisa mendominasi pertandingan adalah khayalan belaka, tetapi tujuannya haruslah menunjukkan keberanian dan sikap yang tepat untuk mencoba mengambil kendali di lini tengah, di mana mereka kehilangan beberapa pemain kunci.

“Mourinho mengubah beberapa aspek permainan dan membangun tim yang kuat dalam pertahanan dan gigih dalam serangan, tetapi mereka bisa dikalahkan.”

Pesan Bergomi cukup jelas: bertahan selama 90 menit bukanlah strategi yang ideal jika Inter ingin membuat kejutan.

Valverde Jadi Pemain Madrid Favorit Bergomi

Bergomi juga diminta memilih pemain Real Madrid yang paling membuatnya terkesan.

Nama Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham memang tidak bisa diabaikan. Namun, Bergomi justru memilih Federico Valverde.

“Dia adalah gelandang box-to-box yang mampu bertahan dan menyerang, memiliki tembakan yang bagus, sangat konsisten, dan selalu tampil maksimal saat keadaan sulit.”

“Berdasarkan pemahaman saya tentang sepak bola, saya pikir Valverde adalah pemain yang mengesankan yang mewujudkan Real Madrid dan semangat Madrid.”

Menurut Bergomi, Valverde memiliki karakter yang sangat sesuai dengan identitas Real Madrid: pekerja keras, fleksibel, dan mampu tampil dalam situasi sulit.

Mbappe Layak Raih Ballon d'Or

Jika berbicara mengenai penghargaan individu, Bergomi punya pilihan yang berbeda. Kali ini, ia menunjuk Mbappe sebagai pemain yang paling pantas mendapatkan Ballon d'Or berikutnya.

“Dia tipe pemain yang berbeda, tapi, jelas, saya menyukainya. Dia adalah striker dengan kaliber tertinggi.”

“Secara absolut, saya pikir dialah yang paling pantas mendapatkan Ballon d'Or berikutnya saat ini.”

Pernyataan tersebut tentu menarik mengingat Mbappe sendiri tengah menjadi salah satu kandidat terkuat penghargaan tersebut setelah musim yang sangat produktif.

Bergomi Juga Puji Mourinho

Bergomi tidak lupa memberikan penilaian positif terhadap Jose Mourinho. Ia mengenal pelatih asal Portugal tersebut dari periode bersejarah ketika Mourinho membawa Inter meraih treble pada 2010, termasuk trofi Liga Champions di Bernabeu.

Bagi Bergomi, kehebatan Mourinho bukan hanya soal taktik.

“Dia adalah manajer yang istimewa karena, selain kecerdasannya, kemampuan taktisnya, kredibilitasnya, fleksibilitasnya dalam beradaptasi dengan sifat sepak bola yang selalu berubah, dan karismanya, dia adalah seseorang yang tahu bagaimana menjalin hubungan dengan para pemain, staf, dan pendukung.

“Itu sangat penting untuk melewati masa-masa sulit, menciptakan suasana yang baik, dan membantu tim untuk berkembang,” pungkasnya.

EDITOR: Hanny Suwindari