JawaPos.com – Kylian Mbappé dilaporkan masuk dalam daftar 26 target potensial yang terungkap dalam penyelidikan dugaan penculikan dan serangan terhadap sejumlah tokoh di Prancis.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (3/9), Menurut laporan Le Parisien, nama penyerang Real Madrid tersebut ditemukan bersama sejumlah tokoh bisnis dan industri musik setelah penyidik memeriksa dua telepon seluler yang disita dari penjara.
Namun, hingga kini belum ada indikasi bahwa rencana yang diduga menargetkan Mbappé tersebut benar-benar terlaksana.
Baca Juga: Stefanos Tsitsipas Kembali Bersinar dengan Keberhasilan Tembus Round 3 US Open 2026
Penyelidikan itu berkaitan dengan kelompok yang diduga dipimpin seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial Clément L., yang telah didakwa bersama seorang rekannya di Nanterre pada 21 Agustus 2026.
Pihak berwenang menduga kelompok tersebut memiliki keterkaitan dengan sejumlah perampokan rumah serta dugaan penculikan yang terjadi atau direncanakan antara April dan Agustus 2026.
Dua telepon yang disita di penjara kemudian menjadi bagian penting dalam penyelidikan karena diduga menyimpan informasi mengenai sejumlah calon korban.
Tersangka utama membantah dirinya sebagai pihak yang mengendalikan seluruh operasi dan mengklaim hanya berperan sebagai perantara berdasarkan laporan yang dikutip Le Parisien.
Penyidik Prancis masih berupaya memastikan sejauh mana rencana tersebut dipersiapkan, apakah seluruh target benar-benar menjadi sasaran konkret, serta bagaimana peran setiap tersangka dalam kelompok tersebut.
Dengan demikian, keterlibatan Mbappé dalam kasus ini masih sebatas namanya yang dilaporkan muncul dalam daftar target potensial dan belum menunjukkan adanya serangan atau penculikan terhadap dirinya.