JawaPos.com - Konflik jadwal antara kompetisi Eropa dan domestik kembali menjadi sorotan. Liga Sepak Bola Inggris (EFL) menuduh UEFA "tidak mau bekerja sama" setelah jadwal pertandingan Liga Champions memaksa mereka mengubah tiga laga domestik.
Masalah bermula ketika UEFA mengumumkan pertandingan Liverpool kontra Atletico Madrid akan dimainkan pada 9 September, tanggal yang sebelumnya sudah digunakan untuk sejumlah pertandingan kompetisi domestik.
Everton dan Wolves sejatinya dijadwalkan bertemu pada putaran ketiga Carabao Cup di tanggal tersebut. Namun, karena Liverpool juga harus memainkan laga kandang Liga Champions pada malam yang sama, pertandingan tersebut tidak bisa berjalan sesuai jadwal awal. Situasi itu akhirnya memicu perubahan terhadap tiga pertandingan.
EFL Kecewa dengan Sikap UEFA
Melansir ESPN, EFL mengaku telah bertemu dengan pejabat UEFA pada Senin pagi untuk mencari solusi. Namun, menurut mereka, UEFA tidak bersedia mempertimbangkan perubahan jadwal Liverpool vs Atletico Madrid karena mempertimbangkan para suporter yang sudah melakukan perjalanan dari luar negeri.
Dalam pernyataannya, EFL menyebut keputusan tersebut sangat mengecewakan.
"EFL bertemu dengan pejabat UEFA pada Senin pagi untuk menjajaki opsi yang tersedia, namun dalam diskusi tersebut ditegaskan bahwa mereka tidak bersedia mempertimbangkan penjadwalan ulang pertandingan Liverpool vs Atlético Madrid karena dampaknya terhadap pendukung yang melakukan perjalanan dari luar negeri."
EFL juga menyoroti bahwa mereka selama beberapa musim terakhir telah melakukan berbagai penyesuaian demi mengakomodasi ekspansi kompetisi UEFA.
Perubahan tersebut antara lain membagi pertandingan putaran ketiga Carabao Cup ke dalam dua pekan serta menerapkan aturan pengundian yang bertujuan menghindari bentrokan bagi klub-klub yang tampil di Liga Champions dan Liga Europa.
Karena itu, EFL merasa frustrasi ketika UEFA tidak memberikan fleksibilitas serupa.
"Hal ini membuat keengganan UEFA untuk bekerja sama semakin membuat frustrasi, terutama bagi para pendukung dari lima klub yang terdampak, dan kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan."
UEFA Punya Versi Berbeda
UEFA membantah anggapan bahwa mereka tidak mau bekerja sama. Badan sepak bola Eropa itu mengatakan selalu berusaha mengakomodasi permintaan yang dianggap wajar.
Namun, UEFA menilai masalah baru muncul setelah jadwal pertandingan sudah dipublikasikan.
"Dalam kasus ini, tidak ada masalah yang diajukan kepada UEFA selama proses penjadwalan, dan potensi konflik baru terungkap setelah publikasi daftar pertandingan."
Menurut UEFA, pada tahap tersebut perubahan sudah sulit dilakukan karena banyak suporter kemungkinan telah memesan penerbangan dan akomodasi internasional.
"Pada tahap itu, tidak mungkin untuk melakukan perubahan, terutama mengingat banyaknya pendukung yang mungkin telah mengatur perjalanan dan akomodasi internasional."
UEFA juga menegaskan bahwa mereka tetap berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengurangi dampak operasional dari perubahan tersebut.
Tiga Pertandingan Mengalami Perubahan
Sebagai konsekuensi dari benturan jadwal tersebut, tiga pertandingan domestik akhirnya dipindahkan. Everton vs Wolves yang sebelumnya dijadwalkan pada 9 September kini akan dimainkan pada Rabu, 16 September.
Sementara itu, Liverpool vs Tottenham yang semula dijadwalkan pada 16 September dimajukan satu hari menjadi 15 September.
Perubahan lainnya terjadi pada Wolves vs Portsmouth di Championship. Laga tersebut yang awalnya juga berlangsung pada 16 September kini dipindahkan jauh ke belakang, yakni 20 Oktober.