JawaPos.com – Julian Alvarez dikabarkan mengalami kekecewaan mendalam setelah Atletico Madrid menolak bernegosiasi mengenai kemungkinan kepergiannya dari klub.
Dilansir dari laman Barca Universal pada Minggu (16/8), Penyerang asal Argentina yang menjadi target Barcelona tersebut disebut sangat terpukul secara emosional karena merasa tidak memiliki jalan keluar dari situasi yang dihadapinya.
Kondisi tersebut semakin rumit setelah Atletico Madrid tetap teguh pada pendirian untuk tidak menjual Alvarez.
Baca Juga: Kisah Yopanda, Kerja Keras dan Raih Kesempatan Bekerja Sektor Industri di Tanggamus
Orang-orang terdekat Alvarez mengungkapkan bahwa sang pemain sangat frustrasi karena Atletico Madrid tidak memberikan ruang untuk membahas kemungkinan transfernya.
Situasi semakin mengecewakan setelah permintaan Alvarez untuk bertemu dengan Miguel Ángel Gil Marín juga dilaporkan ditolak oleh pihak klub.
Alvarez disebut merasa diperlakukan tidak adil karena sebelumnya beredar kabar bahwa Atletico Madrid meminta dirinya menyampaikan pernyataan publik, tetapi kemudian menolak keinginannya untuk meninggalkan klub.
Baca Juga: Trump Klaim Kim Jong Un Respons Ajakan Dialog, AS Evaluasi Latihan Militer Bareng Korea Selatan
Masa depan Alvarez kini masih belum jelas, sementara waktu bursa transfer semakin terbatas dan Barcelona terus memantau situasinya.
Pemain berusia 26 tahun tersebut dinilai harus menentukan sikap apabila ingin memaksa terjadinya kepindahan, meskipun langkah tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi bagi kariernya di Atletico Madrid.
Bagi Barcelona, perkembangan tersebut menjadi tanda bahwa mereka perlu segera menyiapkan rencana alternatif apabila transfer Alvarez tidak dapat direalisasikan.