JawaPos.com – Masa depan Marcus Rashford masih menjadi tanda tanya setelah menyelesaikan masa peminjamannya bersama Barcelona.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (25/7), Klub asal Catalonia tersebut memutuskan untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian sehingga penyerang tim nasional Inggris itu kembali ke Manchester United.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai peran Rashford di bawah arahan Michael Carrick maupun kemungkinan dirinya dilepas sebelum bursa transfer ditutup.
Manchester United sebelumnya berharap penampilan Rashford di Piala Dunia FIFA 2026 dapat meningkatkan nilai pasarnya dan menarik minat sejumlah klub besar Eropa.
Namun, performanya bersama tim nasional Inggris dinilai belum memenuhi harapan sehingga posisi tawar klub dalam proses negosiasi ikut melemah.
Selain itu, klausul pelepasan senilai EUR 40 juta atau sekitar Rp880 miliar telah berakhir sehingga setiap transfer kini harus melalui negosiasi langsung antar klub.
Keinginan Rashford untuk bertahan di Barcelona juga tidak terwujud setelah klub tersebut memperkuat lini serang dengan mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi.
Kondisi tersebut membuat Barcelona menghentikan upaya merekrut Rashford secara permanen sehingga sang pemain kembali ke Old Trafford.
Di sisi lain, Manchester United dikabarkan tidak ingin menjual Rashford kepada klub rival di Liga Inggris agar tidak memperkuat pesaing langsung.
Rashford juga disebut menolak tawaran dari klub-klub Turki karena masih ingin bermain di level tertinggi sepak bola Eropa dan membela tim yang tampil di Liga Champions UEFA.
Sementara itu, Manchester United menegaskan bahwa mereka hanya bersedia melepas Rashford melalui transfer permanen dan tidak mempertimbangkan opsi peminjaman kembali.
Beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu apakah Rashford tetap bertahan di Manchester United atau memulai babak baru dalam kariernya bersama klub lain.