← Beranda
Lionel Scaloni Kecam Jadwal Piala Dunia yang Dinilai Merugikan Argentina Jelang Laga Kontra Mesir
Risma Azzah FatinSelasa, 7 Juli 2026 | 21.50 WIB
Lionel Scaloni (Bein Sports)

JawaPos.com – Lionel Scaloni mengecam jadwal Piala Dunia 2026 menjelang pertandingan babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (7/7), Pelatih timnas Argentina itu menilai waktu pemulihan yang diberikan kepada tim-tim peserta setelah fase grup terlalu singkat. 

Kritik tersebut disampaikan seusai Argentina meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Tanjung Verde melalui babak perpanjangan waktu.

Scaloni menilai penyelenggara seharusnya memberikan waktu istirahat lebih panjang ketika kompetisi memasuki fase gugur. Menurutnya, tidak masuk akal apabila tim memperoleh jeda hampir enam hari pada fase grup, tetapi hanya sekitar tiga setengah hari saat pertandingan semakin menentukan. 

Scaloni menegaskan kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kelelahan dan cedera para pemain.

Kekhawatiran Scaloni semakin besar setelah sejumlah pemain Argentina mengalami masalah fisik dalam laga melawan Tanjung Verde. Facundo Medina dan Enzo Fernández mengalami kram akibat tingginya intensitas pertandingan, sedangkan Nicolás González mengalami cedera pada pergelangan kaki saat perpanjangan waktu.

Meskipun tidak ada indikasi cedera serius, waktu pemulihan yang terbatas menjadi tantangan bagi tim medis Argentina.

Persiapan Argentina menuju pertandingan melawan Mesir juga terganggu setelah sesi latihan yang dijadwalkan di Miami dibatalkan akibat cuaca buruk. Situasi tersebut semakin mengurangi kesempatan tim untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menyusun strategi sebelum bertolak ke Atlanta.

Scaloni berharap seluruh pemain dapat kembali berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi Mesir.

Selain mengkritik jadwal pertandingan, Scaloni juga membantah anggapan bahwa Argentina mendapat perlakuan istimewa selama Piala Dunia 2026. Ia menilai berbagai tuduhan yang beredar di media sosial tidak didukung bukti yang kuat dan tidak memengaruhi fokus timnya.

Kini Argentina sepenuhnya mengalihkan perhatian untuk menghadapi Mesir yang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Australia.

EDITOR: Hanny Suwindari